Balita juga dianjurkan untuk berolahraga

balita

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Perkembangan di tahal awal menentukan masa depan anak, kata para ahli
Telah diterbitkan

Aktivitas fisik balita di Inggris dianggap kurang karena terlalu sering berada di kereta bayi. Oleh karena itu orang dua diminta mendorong balita mereka berolahraga.

Penilaian ini disampaikan para pakar kesehatan pemerintah melalui panduan baru untuk para orang tua di Inggris.

"Permainan yang mendorong anak di bawah usia lima tahun bisa bergerak secara aktif setidaknya selama tiga jam per hari sangat penting," kata Sally Davies dari asosiasi pejabat kesehatan Inggris.

"Saya kira ada orang tua yang tidak mengetahui pentingnya balita untuk aktif minimal tiga jam setiap hari," imbuh Davies.

Ia menjelaskan terdapat bukti kuat bahwa bermain di lantai dan merangkak sangat bermanfaat untuk perkembangan balita. Asosiasi yang dipimpin Davies mendorong bayi dan balita aktif sejak lahir.

Davies mengatakan pihaknya banyak orang tua yang sibuk dan tidak memahami pentingnya aktivitas fisik untuk balita.

Kurang berolahraga

Penelitian Departemen Kesehatan Inggris baru-baru ini menunjukkan hanya 30% anak-anak usia dua hingga 15 tahun yang berolahraga secara memadai.

Semakin banyak pihak di Inggris yang menyatakan prihatin dengan angka ini karena kurangnya berolahraga bisa mengakibatkan obesitas dan mengganggu perkembangan otak.

"Perkembangan pada tahap awal menentukan masa depan anak," kata Profesor Terence Stephenson, presiden persatuan dokter anak di Inggris.

"Aktivitas fisik sangat penting bagi balita. Bila mereka terlalu sering di depan televisi, maka akan ada masalah-masalah serius di masa mendatang."

Berbagai LSM meminta pemerintah membantu orang tua untuk memastikan anak-anak berolahraga.

"Para orang tua, terutama dari kalangan yang tidak mampu, perlu mendapatkan akses ke fasilitas olahraga atau tempat-tempat bermain," kata Elaine Hindal, direktur LSM yang bergerak di bidang kesejahteraan anak.

"Mengeluarkan panduan adalah langkah yang benar, namun pemerintah juga perlu mengambil langkah nyata dan membantu para orang tua," kata Hindal.