You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Debat pertama Pilpres 2019: Jokowi dan Prabowo tak mau mengapresiasi satu sama lain

Debat pertama langsung membicarakan sejumlah topik keras yang bisa menjebak kedua pasangan: Hukum, HAM, pemberantasan terorisme, dan korupsi

Liputan langsung

  1. Jokowi: Jangan Pertentangkan HAM dan Penegakan Hukum

    Dalam segmen kedua debat perdana capres dan cawapres, masing-masing pasangan bergiliran menjawab pertanyaan dengan tema hukum.

    Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan soal ketegasan penegakkan hukum dan isu HAM.

    Dalam penjelasannya, petahana Presiden Joko Widodo menghimbau untuk tidak mempertentangan HAM dan penindakan hukum.

    Dia mencontohkan, tersangka korupsi ditahan, bukan lah pelanggaran HAM.

    "Itu adalah prosedur hukum agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti dan tidak melarikan diri," kata dia.

    "Jika ada pelanggaran hukum yang melanggar prosedur, ada mekanisme pra peradilan," imbuhnya.

    Menanggapi penjelasan Jokowi, Prabowo mempertanyakan ketidakadilan yang dilakukan aparat, termasuk soal pernyataan dukungan untuk masing-masing calon.

    "Ini perlakuan yang tidak adil, menurut saya pelanggaran HAM. karena menyatakan pendapat dijamin undang-undang," kata dia.

    Namun, Jokowi mengatakan bahwa sebagai negara hukum, ada mekanisme yang harus dilakukan sesuai prosedur.

  2. Prabowo janji sinkronisasi peraturan

    Prabowo Subianto berjanji akan sinkronisasi tumpang tindih peraturan yang ada di Indonesia.

    "Kami akan memberdayakan badan pembinaan hukum nasional, kami akan perkuat dengan pakar-pakar hukum yang terbaik untuk melakukan sinkornisasi, penyelarasan sehingga Undang-Undang, peraturan-peraturan di pusat tidak bertabrakan dengan peraturan-peraturan di daerah," kata Prabowo.

    "Ini sulit, ini pekerjaan besar tapi ini pekerjaan besar, harus kita lakukan. Supaya semua tau sistem hukum di Indonesia dan hukum bekerja untuk semuanya."

  3. Jokowi singgung hoaks Ratna Sarumpaet

    Prabowo mempermasalahkan penegakkan hukum aparat Jokowi, yang disebutnya berat sebelah.

    Disebutkan, kepala daerah yang mendukung Jokowi, baik-baik saja, namun di Jawa Timur, yang mendukung Prabowo, ditangkap.

    Jokowi menjawab: "Jangan menuduh begitu Pak Prabowo. Kalau ada bukti, diajukan saja."

    Tapi, katanya jangan asal main tuduh.

    Ia menyebut. "Dulu, ada seorang juru kampanye Prabowo, mengaku dipukuli. Pak Prabowo sampai jumpa pers. Ternyata operasi plastik."

    Yang dimaksud adalah kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

  4. Faktor Ira Koesno dalam debat masih jadi perhatian warganet

    Sebagaimana saat Ira Koesno memandu debat cagub-cawagub DKI Jakarta dua tahun lalu, kemunculan Ira Koesno kali ini, kembali jadi perhatian khusus warganet.

  5. Prabowo janji gaji tinggi aparat negara untuk cegah korupsi

    Prabowo Subianto membacakan visi-misi yang diberi tajuk Indonesia Menang dengan janji untuk memberi gaji tinggi kepada para aparat negara untuk mencegah korupsi.

    Ia menyebut salah satu ciri khas negara yang berhasil adalah lembaga-lembaga pemerintahan yang kuat, terutama lembaga-lembaga penegak hukum, seperti hakim, jaksa dan polisi.

    "Karena itu kami dalam menghadapi masalah hukum, korupsi, HAM, terorisme, kami ingin menyelesaikannya dari muara masalah. Muara masalah menurut kami adalah kita harus cukup uang untuk menjamin kualitas hidup semua petugas yang punya wewenang mengambil keputusan sehingga dia tidak bisa dikorupsi," kata Prabowo.

    "Dia tidak bisa tergoda oleh godaan-godaan koruptor atau yang akan menyogok atau mempengaruhi dia.

    "Kita harus gaji hakim kita begitu hebat sehingga dia tidak akan terpengaruh, demikian jaksa, demikian polisi," katanya.

  6. Pertanyan kedua: antara tindakan hukum dan penegakkan HAM

    Giliran Jokowi-Ma'ruf, mendapat amplop A.

    Pertanyaan tentang ketegasan tindakan hukum dan upaya menegakkan HAM.

  7. Babak dua: pertanyaan dengan bola angka

    Ada lima amplop, A, B, C D, E, berisi pertanyaan.

    Pasangan Prabowo-Sandiaga mendapat giliran duluan. Mereka mengambil bola dari sebuah wadah. Mereka mendapat angka 8 untuk menjawab pertanyaan di amplop B.

    Keduanya bergiliran menjawab pertanyaan tentang tumpang-tndih hukum dan peraturan.

  8. Jokowi tawarkan optimisme

    Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin didapuk menjadi pasangan pertama yang memaparkan visi dan misinya dalam babak pertama debat perdana capres.

    Petahana Presiden Joko Widodo menjelaskan visi dan misinya.

    "Kami tawarkan optimisme dan masa depan Indonesia yang berkeadilan," ujar Jokowi.

    Dia meyakini, semakin maju dan demokratis sebuah negara, maka penegakkan hukum dan HAM akan semakin baik.

    "Bukan hanya hak sipil dan politik yang penting, tapi pemenuhan hak ekonomi, sosial dan budaya menjadi pilihan kami untuk memajukan Indonesia," tegasnya.

    Antara lain, akses terhadap lahan, pendidikan, pelayanan kesehatan, permodalan dan hak atas pembangunan merupakan pemenuhan hak asasi manusia yang paling mendasar

    Namun, dia mengakui Indonesia masih memiliki beban pelanggaran HAM masa lalu yang tak mudah untuk diselesaikan karena masalah kompleksitas hukum dan waktu yang terlalu jauh.

    "Seharusnya ini sudah selesai setelah peristiwa itu terjadi. Tetapi kami tetap berkomitmen untuk selesaikan masalah HAM ini," tegasnya lagi.

    Jokowi melanjutkan, sistem hukum yang adil dan penegakkan supremasi hukum yang baik melalui reformasi kelembagaan dan budaya taat hukum harus diperbaiki guna mendukung penyelesaian masalah HAM

    "Dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," kata dia.

    Penegakkan hukum yang tegas, imbuhnya, merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi yang terus dilakukan melalui perbaikan sistem pemerintahan, bekerja sama menguatkan KPK serta mendorong sinergi antara KPK,Kejaksaan Agung dan kepolisian.

    Selain itu, ancaman terorisme juga terus diwaspadai.

    "Pemerintah terus bekerja keras lewat peningkatan hukum yang tegas," cetusnya.

  9. Prabowo sisakan waktu untuk Sandiaga

    Calon nomor urut 02, Prabowo 'menyapa' sana-sini dalam waktu 16 detik, sebelum memapar visi misi. Dan ia selesai bicara sekitar 15 detik sebelum jatahnya habis, dilanjutkan oleh cawapresnya, Sandiaga Uno, yang juga masih belum menyelesaikan ucapannya saat jatah waktunya habis. Ia pun harus dipotong oleh moderator Imam Priyono.

  10. Jokowi lewati batas waktu tiga menit

    Calon nomor 01, petahana Presiden Joko Widodo menggunakan 30 detik pertama dari jatah tiga puluh menit, untuk 'menyapa' berbagai pihak. Namun saat batas waktu tiga menit habis, ia masih belum selesai, dan moderator Ira Koesno harus menghentikannya. Dan Jokowi patuh.

  11. Debat dibuka resmi oleh Ketua KPU

    Dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Ketua KPU, Arief Budiman membuka Debat Capres pertama ini.

    Gemuruh sambutanb para pendukung masing-masing, ketika Arief Budiman menyebut nama Joko Widodo Ma'ruf Amien dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

    "Berdebat itu biasa, perbedaan pendapat itu keniscayaan dalam demokrasi," katanya.

    Lalu Ira Koesno dan Imam Priyono, dua moderator yang akan memimpin debat ini. masuk panggung.

    "Warganet, bijaksanalah menggunakan media sosial," kata Ira Koesno sebelum pemaparan tata tertib.

    Entah seberapa mujarab imbauan Ira Koesno terhadap perang opini dan ejekan -bahkan makian dan hujatan di media sosial, yang dianggap kuat sejak dimulainya rangkaian Pilpres ini tahun lalu.

  12. Beda cara dua kandidat menghadapi terorisme

    Isu terorisme untuk pertama kalinya akan dibahas khusus dalam debat pada Kamis (17/1) ini.

    Sebagai petahana, dalam berbagai kesempatan Jokowi menyebut persatuan dan keamanan negara terancam oleh kelompok yang mengusung ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

    Juru bicara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, mengklaim selama ini Jokowi telah mengambil langkah nyata terhadap 'ideologi radikal' tersebut.

    Namun juru bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menganggap pemicu utama terorisme adalah ketimpangan ekonomi di antara masyarakat Indonesia.

    Selengkapnya:

    • Debat capres soal terorisme: Jokowi ingin tekan radikalisme, Prabowo sorot ketimpangan ekonomi

    Menurutnya, tanpa pemerataan taraf hidup, program apapun tak akan berhasil meredam munculnya terorisme.

    "Penyelesaian kasus tidak cukup dengan penegakan hukum, tapi juga dengan perbaikan ekonomi. Jika rakyat tidak miskin, mereka tidak mudah terpengaruh ideologi radikal," ujar Andre.

  13. Apa saja komentar pilihan dari warganet terkait Debat Pilpres 2019?

    Ada yang berharap damai, menunggu meme, penggunaan bahasa Jaksel atau campur antara bahasa Indonesia dan Inggris, sampai "maaf, sekadar mengingatkan". Bagaimana dengan Anda?

  14. Tampil beda, Ma'ruf Amin mengenakan sarung batik

    Tampil sedikit berbeda berbeda, Ma'ruf Amin mengenakan sarung batik kali ini. Biasanya, mantan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengenakan sarung.

    Ma'ruf Amin yang baru kali ini mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden, mengaku siap mengaku siap melengkapi penjelasan Jokowi.

    "Siap menerima 'muntahan' Pak Jokowi".

    Kompak berkemeja putih dan berpeci, keduanya masuk ke ruang VIP Hotel Bidakara. Jokowi lalu memakai kemeja merah

  15. Sandiaga 'minta didoakan'

    Sandiaga Uno berkisah:

    "Tadi pagi sempat mohon doa restu kepada bapak, ibu, didoakan istri. Sama-sama kita ke Kertanegara (rumah Prabowo), salat Maghrib bersama, baca doa, dan didoakan oleh para alim ulama, juga oleh tokoh-tokoh. Mudah-mudahan bisa melancarkan nanti acara malam ini," katanya.

  16. Tiga mantan presiden hadir, dengan tiga sikap

    Dalam debat ini, Komisi Pemilihan Umum mengundang Presiden RI ke-3 B.J. Habibie, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    KPU juga mengundang seluruh mantan wakil presiden RI.

    Yang menarik, ketiganya berbeda haluan.

    Megawati sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendukung Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat mendukung Prabowo, sementara BJ Habibie, yang tak berpartai politik sekarang ini, tidak menunjukkan dukungan pada siapa pun.

    Debat Pilpres yang diselenggarakan di Hotel Bhidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, ini hanya mengundang 500 orang.

    Masing-masing paslon mendapatkan jatah 100 undangan, dan sisanya, yakni 300 undangan merupakan undangan KPU, yang terdiri dari tokoh publik, peneliti, budayawan, aktivis, hingga mahasiswa.

    Massa pendukung di luar tamu undangan tidak diizinkan masuk ke arena debat. Mereka bisa berkumpul di dua lokasi terpisah di luar arena debat yang telah disediakan KPU.

    • Yang perlu Anda ketahui soal debat capres-cawapres 2019
    • Prabowo: Pidato, debat capres dan dampak elektabilitas
    • LinkMelihat 'amunisi' untuk babak kedua Prabowo vs Jokowi

    Terdapat dua layar besar di ruangan tersebut agar para pendukung masing-masing kandidat tidak ketinggalan jalannya debat.

    KPU juga meminta agar para tamu undangan tidak membawa alat peraga kampanye selama debat berlangsung dan mengenakan atribut yang provokatif.

  17. Siapa saja yang datang hadir di debat capres-cawapres pertama?

    Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan terlihat hadir di lokasi debat dan berfoto bersama kandidat capres Prabowo Subianto. Sementara itu, Titik Soeharto juga terlihat hadir di lokasi debat, lewat foto yang diunggah oleh anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nurwahid.

  18. Jokowi-Maruf tiba di lokasi: 'Mantul,' kata Jokowi

    Saat ditanya oleh jaringan televisi yang memperoleh akses, setiba di lokasi, Presiden Joko Widodo mengaku sudah mantap mempersiapkan materi debat.

    "Sudah mantul (mantap betul)," ujar Jokowi merujuk pada idiom yang sering digunakan anak-anak muda itu.

    "Yang kita sampaikan apa yang sudah kita kerjakan. Kira-kira itu aja," ujar Jokowi.

    Jokowi menuturkan dia dan pasangannya, Ma'ruf Amin, sudah siap menjawab pertanyaan dalam debat nanti.

    "Kira-kira saya ada kurang, ditambahi oleh Pak Kiai (Ma'ruf Amin). Pak Kiai menyampaikan semuanya juga di beberapa bidang. Santai-santai saja lah," ujarnya

  19. Prabowo: 'Selalu siap'

    Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah tiba di lokasi debat perdana di Hotel Bidakara, Jakarta, sekitar pukul 19.00.

    Prabowo dan Sandiaga, yang mengenakan jas, langsung memberikan salam dua jarinya saat tiba di lokasi debat.

    “Selalu siap," kata Prabowo, kepada wartawan gabungan empat stasiun televisi yang memperoleh hak siar debat kali ini.

    Prabowo mengatakan mereka mempersiapkan berbagai hal untuk debat ini.

    "Ya kita diskusi ya, saya kumpulkan para pakar di bidang hukum, ada yang di bidang HAM, ada yg di bidang korupsi. Ya kita brainstorming, refreshing begitu, belajar begitu. Kita harus belajar, jadi siswa yang baik begitu," katanya.

    Sandiaga yang mendampingi Prabowo, juga mengatakan dia telah mempersiapkan diri.

    "Tentunya kita harus melihat data-data terakhir, menggunakan informasi dari berbagai pakar dan melihat juga tentang isu-isu yang terkini yang kita mesti pastikan ter-cover malam ini" kata Sandiaga.

  20. Televisi mana yang memiliki akses langsung kali ini?

    Debat perdana Pilpres 2019 disiarkan secara live oleh semua saluran televisi, namun kali ini empat media massa yang diberikan akses langsung ke ruang debat adalah Radio Republik Indonesia (RRI), TVRI, Kompas TV dan Rajawali TV.

    KPU sudah mengatur bahwa media massa lain di luar empat itu, harus menyiarkan debat dengan me-relay dari media massa yang mendapat giliran.

    Sementara itu, debat kedua yang bertema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup, pada tanggal 17 Februari akan disiarkan langsung oleh RCTI, GTV, MNC TV, dan INews TV.

    Debat ketiga, yang bertema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya pada tanggal 17 Maret akan disiarkan langsung oleh TransTV, Trans7, dan CNN Indonesia.

    Untuk debat keempat, yang bertema ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional pada tanggal 30 Maret akan disiarkan oleh Metro TV, SCTV, dan Indosiar.

    Debat kelima, atau debat pamungkas, dengan tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi serta industri, yang belum disepakati tanggalnya, akan disiarkan langsung oleh TVOne, ANTV, BeritaSatuTV, dan Net TV.