You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Ahok akui kekalahan setelah Anies nyatakan kemenangan

Anies Baswedan mengumumkan kemenangan dalam Pilkada 2017, sesudah hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang sudah mencapai 90% menunjukkan keunggulannya.

Liputan langsung

  1. Facebook Live: BBC di kubu Ahok-Djarot

    Wartawan BBC Indonesia Mehulika Sitepu dan Oki Budhi berada di Hotel Pullman yang menjadi pusat pertemuan kubu Ahok-Djarot. Bersama salah satu pendukung fanatiknya... Guntur Romli. 

  2. Terbaru, Ahok menang lagi di TPS Rizieq Shihab, Laporan: Rafki Hidayat dari Petamburan

    Ahok menang di TPS tempat pimpinan FPI Rizieq Shihab di Petamburan dengan 286 suara sementara Anies memperoleh 250 suara. 

    Sebanyak 11 suara tidak sah, dengan total suara 547. Dalam putaran pertama, Ahok juga menang di tempat yang sama. 

    Di TPS ini suasana panas. Setiap yang disebut nomor tiga, terdengar pekik takbir, namun ketika yang disebut adalah nomor dua, sering terdengar teriakan 'haram!'  

    Penghitungan suara di beberapa TPS menunjukkan para pendukung Anies-Sandi lebih 'vokal.' Mereka bersorak ketika kertas suara untuk Anies-Sandi dan berteriak mengolok ketia suara untuk Ahok-Sjarot. 

  3. Terbaru, Anies Baswedan: Ada lawan, tapi tak ada permusuhan

    "Kami dan Pak Basuki adalah lawan dalam pilkada, namun tak ada permusuhan," kata Anies Baswedan di kantor pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), salah satu partai pengusung selain partai Gerindra pimpinan Prabowo.

    "Musuh akan saling melenyapkan, saling menghabisi. Namun lawan akan saling menguatkan dan saling mengoreksi," sambungnya.  

    Anies melakukan jumpa pers pendahuluan, saat penghitungan suara di TPS-TPS baru dimulai.

    Dia mengatakan pihaknya akan berusaha mencairkan kecemasan berbagai kalangan tentang keberagaman yang terancam jika ia menang. "Tugas kita nanti sesudah Pilkada ini adalah merawat keberagaman, sekaligus menjalin lagi persatuan." kata Anies pula.

    Tokoh PKS, bekas Ketua MPR, Hidayat Nurwahid, meyakini kemenangan mereka. 

  4. Terbaru, Polisi masih menahan 15 orang

    Kepolisian masih menahan 15 orang ber-KTP Madura yang berusaha memaksa masuk sebuah TPS di Klender, Jakarta Timur.

    Juru bicara Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, "mereka masih didata, dan diamankan. Mereka tidak mengenakan atribut paslon, dan berusaha masuk TPS tanpa maksud yang jelas," kata Argo Yuwono kepada wartawan.

  5. Berlomba untuk 'hitung cepat'

    Sejumlah lembaga riset mulai melakukan hitung cepat, namun data yang masuk masih di bawah 10%. Beberapa yang mengadakan hitung cepat di antaranya SMRC, PollMark, LSI, Litbang Kompas, dan Charta Politika. 

  6. Foto: Ahok, Anies mencoblos

  7. Perhitungan suara dimulai...

  8. Bagaimana jika diintimidasi?, Dua kubu siapkan tim untuk laporan kecurangan

    Anda bisa membaca ulasan selengkapnya di sini. 

  9. Terbaru, Pilkada DKI Jakarta berlangsung aman

    Pemungutan suara sudah berakhir, dan tempat-tempat pemungutan suara (TPS), sudah ditutup. Para petugas PPS bersiap untuk melakukan pemngitungan suara.

    Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Tito Karnavian, dalam jumpa pers di Jakarta menegaskan, Pilkada berlangsung lancar dan aman. 

    "Secara umum berlangsung lancar dan aman, tak ada gangguan berarti," kata Tito dalam jumpa pers di Jakarta.   

    "Dari 13.034 Tempat Pemungutan Suara (TPS), ada beberapa insiden, keributan. Namun lebih karena kesalah pahaman di antara pendukung kedua belah pihak. Namun bisa diselesaikan dengan cepat," katanya lagi. 

  10. Bingo!, Ingin ikutan main?

  11. Anies: Sangat yakin (menang), Laporan: Sri Lestari dari Cilandak

    Tabuhan rebana dan shalawat badar menyambut Anies Baswedan, saat calon gubernur nomor urut tiga ini datang ke TPS.

    Usai memilih, Anies Baswedan menyatakan optimismenya. 

     "Sangat yakin, kami telah melakukan bagian kami, berdasarkan survei terakhir yang kami lakukan mengindikasikan bahwa kami mendapatkan selisih yang sangat tipis dengan Pak Basuki, dan kami ingin mengetahui hasilnya," kata Anies.

    Dikatakan, setelah Pilkada berakhir yang akan dilakukannya adalah rekonsiliasi dengan calon gubernur petahana Basuki Tjahaya Purnama, serta berbagai kalangan.

     "Itu rencana kami, kami akan menjangkau semua orang seperti yang kita lakukan pada masa lalu, kita menjangkau semua yang paling  kiri kanan yang paling atas dan bawah," kata dia.  

    "Idenya adalah menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk menyatukan Jakarta, yang  memiliki kemauan untuk menjangkau semua tiap sudut kota. Agar semua warga merasakan perasaan persatuan," kata Anies yang datang ke TPS bersama istri dan anak sulungnya. 

  12. 'Pilkada yang mahal'

    "Ini sungguh merupakan pilkada yang mahal,' kata Norman Harsono, seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Malaysia.

    Ia sengaja pulang kampung ke Jakarta untuk mencoblos. Dan mengaku selalu berusaha kembali ke Jakarta "khususnya ketika pertaruhannya terlalu penting," katanya kepada Rebecca Henschke dari BBC.

    "Pilkada kali ini sangat menegangkan, dan akan menentukan apakah kita akan mengarah menuju sektarianisme atau bagaimana. Dan saya ingin turut menentukan arah itu." 

  13. Kisruh, sejumlah warga usir ketua PPS di TPS Rizieq Shihab, Laporan Rafki Hidayat di Petamburan

    Keributan antara warga dan ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Petamburan terjadi sekitar pukul 9.45, di TPS 17 yang berlokasi di lapang parkir sebuah gereja, yang terletak di sekitar markas dan kediaman ketua FPI, Rizieq Shihab.

    Kisruh berawal dari  protes Berliana Sitorus yang tidak dibolehkan memilih dengan dalih KTP-nya bukan KTP elektronik.

    "Saya datang jauh-jauh dari Medan, kok nggak bisa. Yang pertama (Tahap 1), saya bisa kok milih, nggak begini-begini," ujarnya.

    Dijawab, "sekarang aturannya beda, harus pakai KTP elektronik atau bawa surat keterangan."

    Warga yang sebagian besar berpakaian muslim, ramai mengerubungi Berliana. 

    Di tengah percekcokan, datang Wiwin yang menyebut dirinya sebagai Ketua PPS Kelurahan Petamburan.

    Wiwin berkata kepada warga, bahwa Berliana boleh memilih karena "namanya ada di DPT, jadi boleh milih walau KTP-nya bukan KTP elektronik."

    Wiwin menunjukkan surat aturan KPU. Sebagian warga yang tak terima, menuding bahwa KTP Berliana sudah kadaluwarsa. Namun sebagaimana dilihat BBC Indonesia KTP itu berlaku hingga 2020. 

    Wiwin menegaskan, "karena ada di DPT, dia bisa milih, tapi nanti setelah jam 12. Kalau warga komplain, saksi silahkan kadukan saja, tulis saja di formulir C2." 

    Sebagian warga yang naik pitam meneriaki  Wiwin yang sudah berada di luar gerbang TPS. "Ibu, saya lahir di sini, kalau Ibu ingin memaksakan diri, silahkan pergi."

    Wiwin membalas, "Saya tak pernah memaksakan diri. Anda yang memaksakan diri." 

    Terdengar lagi seorang warga mengusirnya: "Lebih baik ibu pergi. Pergi sana. Pulang. Dongok." 

    Wiwinpun digiring pergi meninggalkan kawasan TPS. 

    Saat peristiwa itu terjadi Berliana sudah tidak tampak di TPS.

  14. Hebohnya nasional, liburnya kok....

  15. Tamasya Al-Maidah: 'Kalah tak masalah, asal jangan curang', Laporan: Heyder Affan dari Benhil

    Seorang peserta tamasya Al-Maidah asal Bandung, Soni Budiman mengatakan mereka "kita hanya memantau saja". 

    "Dan coba bapak lihat, jarak kami dengan TPS jauh kan, lebih dari 20 meter," ujar Soni seraya tertawa. 

    Sampai pukul 10.30 WIB, Soni dan rejan-rekannya masih berada di sekitar TPS 1, 2, dan 3 di kawasan Benhil. Mereka sempat mendatangi TPS 7 untuk mengklarifikasi isu ketidakhadiran saksi cagub Anies-Sandiaga. 

    Para peserta Tamasya Al-Maidah ini sempat mengajak foto bersama BBC. "Semoga BBC barokah. Terus berimbang pemberitaannya, ungkap kebenaran." Ahmad Romeli, peserta dari Samarinda, menekankan pentingnya keberimbangan dalam pemberitaan karena "kita harus mempertanggungjawabkannya di akhirat." 

    Ditanya apa sikap mereka selanjutnya jika jagoan mereka, Anies-Sandiaga, kalah dalam pilkada ini, Suparno (asal Solo) mengatakan: "Tidak masalah, asal tidak ada kecurangan dan tidak ada rekayasa." 

    Mereka mengaku datang ke Jakarta dengan biaya sendiri. "Saya naik pesawat sudah lima kali ke Jakarta. Semua dengan biaya sendiri," ungkap Romeli. Lima kali yang dia maksud adalah keikutsertaannya dalam aksi unjuk rasa "membela Islam" sejak akhir 2016 lalu. "Kami tinggalkan pekerjaan demi pilkada Jakarta yang adil," kata Suparno, asal Solo.

  16. Terbaru, Anies mencoblos bersama isteri dan anak perempuannya

    Calon gubernur, Anies Baswedan, akhirnya muncul di TPS, sekitar pukul 10:30, bersama isterinya, dan seorang anak perempuannya. 

    Anies dan keluarga mencoblos di TPS 28 Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan.