Buni Yani, seorang pria yang mengaku mantan wartawan dan saat ini dosen di perguruan tinggi di Jakarta, memposting di akun Facebooknya video "yang telah diedit" terkait pernyataan Ahok soal surat Al-Maidah 51 di Kepulauan Seribu akhir September lalu.
Buni Yani mengakui salah transkrip pidato Ahok itu namun tak mau disebut kambing hitam demo 4 November.
"Itu bagaimana mereka belajar ilmu komunikasi lah. Efek media kayak bagaimana, karena ada banyak demo, kok saya yang dikambinghitamkan," kata Buni Yani kepada detikcom.
Di video itu, Ahok tidak menyebutkan 'dibohongi Surat Al Maidah', namun 'dibohongi pakai Surat Al Maidah'.
Namun di akun Facebooknya, Buni Yani menulis caption potongan video pidato Ahok dengan kalimat 'dibohongi Surat Al-Maidah'.
Banyak yang tersulut atas postingan yang banyak disebar melalui media sosial.