Rusia kutuk serangan: 'AS tak punya dasar moral'
Melalui twitter, Duta Besar Rusia di Amerika, Anatoly Antonov, menyatakan bahwa, "Lagi: kami diancam. Kami peringatkan bahwa tindakan semacam itu tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa konsekuensi," katanya.
"Seluruh tanggung jawab akan dipikul oleh Washington, London dan Paris," tegasnya.
"Penghinaan terhadap Presiden Rusia tak dapat dibenarkan dan tak dapat diterima. Amerika Serikat, pemilik persenjatan kimia terbesar di dunia, tak punya landasan moral untuk menuding negara lain," tambah Antonov dalam cuitan itu.