You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Liputan Perang Suriah, dari tembakan rudal hingga sidang darurat DK PBB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memuji serangan udara atas Suriah sebagai 'dilaksanakan sempurna' sementara Presiden Suriah, Bashar al-Assad, menuduh Barat kehilangan kredibilitas.

Liputan langsung

  1. Inggris tak konsultasi dengan Rusia

    PM Inggris Theresa May mengatakan tak ada komunikasi yang dilakukan dengan Rusia sebelum serangan itu

    "Hal itu bukan sesuatu yang Inggris raya terlibat di dalamnya," kata May menjawab pertanyaan wartawan tentang hal itu.

    "Perencanaan yang menyeluruh dan seksama dilakukan sebelum melakukan serangan ini untuk memastikan bahwa kami bisa meminimalkan dampaknya terhadap warga sipil," kata May pula.

  2. Lebih dari seratus rudal, empat jet tornado, sejumlah jet lain

    Pentagon mengatakan, lebih dari 100 rudal diluncurkan ke sejumlah sasaran di Suriah dari sejumlah pesawat tempur. Antara lain empat jet tempur Inggris, Tornado, yang berpangkalan di Siprus.

  3. PM Inggris Theresa May yakin serangan berhasil, Kepada para wartawan di London, PM Inggris, Theresa May, juga menegaskan kembali bahwa penggunaan bahan kimia melanggar hukum dan tidak bisa diterima.

    Dalam keterangan pers pertamanya setelah serangan Barat ke Suriah, PM Theresa May, menyatakan keyakinan bahwa serangan itu berhasil.

    Kepada wartawan di London, Sabtu (14/04), ia mengatakan bahwa serangan itu dilancarkan karena rezim di Suriah memperlihatkan 'pola perilaku persisten' dalam penggunaan senjata kimia yang 'harus dihentikan'.

    Ketika ditanya kenapa tidak meminta persetujuan dari parlemen Inggris, May menjawab bahwa serangan yang dilakukan adalah tepat dan sudah dibahas dengan negara-negara mitra. "Saya yakin mengambil tindakan yang tepat."

    Ditambahkannya bahwa, "Kita sudah mengupayakan semua saluran diplomatik untuk mencapai hal ini (penghentian penggunaan senjata kimia)."

    Bagaimanapun PM May mengatakan akan memberi keterangan kepada parlemen, Senin (16/04).

    May juga menegaskan bahwa "Ini bukan tentang campur tangan pada perang saudara. Ini tentang perubahan rezim."

    Sebelum serangan dilakukan, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan sudah siap untuk mengerahkan sumber daya ke Suriah.

    Termasuk di dalamnya adalah sejumlah pesawat tempur yang bermarkas di pangkalan Akrotiri di Siprus, yang bisa dikerahkan kapan saja.

    Militer Inggris memiliki pesawat tempur supersonik Tornado di pangkalan udara tersebut.

  4. Yang perlu Anda ketahui untuk memahami konflik Suriah

    Sebelum serangan tiga negara barat ini, perang saudara yang terjadi sejak 2011 di Suriah sudah menewaskan lebih dari 470.000 orang menurut lembaga swadaya masyarakat Pusat Penelitian Kebijakan, Syrian Center for Policy Research (SCPR). Silakan menyimak artikel lama ini untuk mengetahu lebih jauh latar belakang perang di Suriah ini.

  5. Serangan 'tidak akan mencapai tujuan' - Hizbullah

    Hizbullah, kelompok militan Lebanon yang didukung Iran - ribuan pejuangnya mendukung militer Suriah dalam perang saudara - telah mengutuk serangan rudal yang dipimpin AS.

    "Perang yang dilancarkan Amerika terhadap Suriah, terhadap rakyat di wilayah itu dan perlawanan dan gerakan pembebasan, tidak akan mencapai tujuannya," kata sebuah pernyataa Hizbullah.

  6. Turki menyambut serangan udara yang 'tepat'

    Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyambut baik serangan terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad, yang mereka sebut sebagai "respon yang tepat".

    Serangan yang diluncurkan oleh AS, Inggris dan Prancis "telah menentramkan hati nurani manusia dalam menghadapi serangan di Douma," katanya.

    Dugaan serangan senjata kimia terhadap warga sipil di Douma pekan lalu merupakan "kejahatan terhadap kemanusiaan" yang seharusnya tidak dibiarkan begitu saja, tambah pemerintah Turki.

    Turki mendukung pemberontak yang memerangi pemerintah Suriah, tetapi juga meluncurkan serangan terhadap pasukan Kurdi di utara Suriah dan dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Rusia - sekutu penting pemerintah Suriah - untuk menggunakan kekuatan udara di utara Suriah.

  7. Terbaru, Putin mengutuk serangan Barat 'sekeras-kerasnya'

      • Penulis, BBC Monitoring
      • Peranan, The world through its media

    Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk serangan udara Barat terhadap Suriah yang adalah sekutu Rusia "sekeras-kerasnya" dan mengatakan Rusia akan menyerukan sidang darurat PBB.

    Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di TV Rusia, Putin mengatakan, menyerang Suriah adalah 'tindakan agresi.'

    Dia mengatakan tuduhan serangan senjata kimia yang diduga di kota Douma pekan lalu dibuat-buat dan digunakan sebagai dalih untuk serangan itu.

  8. Akankah di Indonesia terjadi unjuk rasa protes terhadap serangan AS?

    Biasanya, serangan barat terhadap negara berpenduduk Islam akan memancing kemarahan dan kecaman di negara-negara seperti Indonesia. Lalu diikuti berbagai aksi demonstrasi. Namun kali ini situasinya lain, kata seorang pengamat. Menurutnya serangan ini justru disambut baik oleh pendukung kelompok-kelompok pro jihadis Suriah yang ada di Indonesia, baik yang mendukung ISIS maupun Al Qaida.

    Simak lebih jauh:

  9. Iran peringatkan konsekuensi atas 'agresi' yang dipimpin oleh AS

    Iran, mengecam 'agresi tripartit' terhadap sekutunya pemerintah Suriah, dan memperingatkan "konsekuensi regional", seperti dilaporkan TV al-Manar Hizbullah.

    Kantor berita AFP mengutip juru bicara kementerian luar negeri Bahram Ghasemi mengatakan pada saluran Telegramnya: "Amerika Serikat dan sekutunya tidak memiliki bukti dan, bahkan tanpa menunggu Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW) untuk mengambil sikap, telah melancarkan serangan militer ini... dan mereka bertanggung jawab atas konsekuensi regional."

    Iran diyakini telah mengerahkan ratusan pasukan dan menghabiskan miliaran dolar untuk membantu Presiden Suriah Bashar al-Assad selama perang sipil.

    Diyakini, ribuan milisi Syiah dipersenjatai, dilatih dan dibiayai oleh Iran - sebagian besar dari gerakan Hezbollah Lebanon ditambah milisi dari Irak, Afghanistan dan Yaman - juga bertempur bersama tentara Suriah.

  10. Beragam reaksi dari dalam negeri AS

    Dari dalam negeri AS sendiri, serangan gabungan itu menuai reaksi beragam.

    Senator dari partai Demokrat Tim Kaine mengatakan tindakan Trump sembrono dan ilegal.

    Thomas Massie Anggota Kongres dari partai Republik, partai Presiden Trump, menyebut langkah Trump itu tidak konstitusional.

    Senator dari partai Republika John McCain memuji tindakan Presiden Trump. Namun dia memperingatkan bahwa "strategi komprehensif" diperlukan dan meminta Trump untuk menetapkan tujuannya.

    Senada dengan itu, senator Demokrat Bob Menendez mengatakan: "Serangan militer bukan pengganti strategi nyata."

  11. Menhan AS: Ini "serangan sekali ini saja"

    Menteri Pertahanan AS, James Matis mengatakan, serangan ini dirancang sebagai serangan 'sekali ini saja,' namun akan melihat perkembangan.

    Seorang pengamat menyebut, ini lebih serangan simbolik untuk menggertak Suriah, Iran dan Rusia, agar jangan main-main dengan senjata kimia.

    Pertanyaan yang menggayut adalah, mengapa serangan ini dilancarkan?

  12. Pejabat Suriah: “Mengapa tidak menunggu hasil OPCW?”

    Wartawan BBC Mishal Hussein berbicara dengan seorang penasihat pemerintah Suriah yang mengatakan padanya bahwa jika masalahnya adalah senjata kimia, mengapa serangan dilakukan ketika penyelidik dari OPCW(Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia) baru saja tiba di Suriah untuk menyelidiki dugaan itu. Jadi, katanya, serangan itu adalah tindakan agresi.

  13. Sekjen Nato dukung operasi militer gabungan AS, Inggris dan Prancis

    Sekjen Nato (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) Jens Stoltenberg mendukung serangan gabungan itu karena "akan mengurangi kemampuan rezim (pemerintah Suriah) untuk terus menyerang penduduk Suriah dengan senjata kimia"

  14. PM Kanada Justin Trudeau juga mendukung serangan AS, Inggris dan Perancis

    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengutuk "penggunaan senjata kimia" dan mendukung AS, Inggris dan Perancis.

    Menurut televisi Kanada, CBC News, PM Trudeau mengatakan Kanada akan terus bekerja dengan mitra internasional dan "mengadili" mereka yang bertanggung jawab.

  15. Presiden Suriah Bashar al-Assad 'teguh'

    Kantor Presiden Suriah mencuitkan sebuah video pendek Bashar al-Assad berjalan memasuki kantornya pada pukul 09:00 waktu setempat (12:00 WIB) dengan judul: "Pagi yang teguh."

    Pesan itu tampaknya menunjukkan bahwa pemerintah Suriah tidak terpengaruh oleh serangan udara Barat yang menargetkan fasilitasnya.

  16. Persenjataan negara-negara yang terlibat di perang ini

    Bagaimana kekuatan persenjataan AS, dan sekutunya, Prancis dan Inggris dalam perang ini? Bagaimana pula kekuatan Rusia?

  17. Suriah menggunakan sistem pertahanan dari era Soviet

    Televisi Suriah melaporkan, sistem pertahanan udara Suriah menembak jatuh sejumlah rudal penyerang.

    Di pihak lain, Rusia mengatakan militer Suriah menggunakan perangkat yang sudah berusia puluhan tahun untuk melawan serangan rudal pimpinan AS.

    "Sistem pertahanan udara Suriah S-125, S-200, Buk dan Kvadrat digunakan dalam menangkis serangan rudal. Sistem pertahanan udara ini diproduksi lebih dari 30 tahun yang lalu di Uni Soviet," dikatakan Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Interfax.

    Sistem pertahanan udara Rusia yang sangat canggih "tidak digunakan untuk mengusir serangan rudal", menurut Kementerian itu.

    Pertahanan udara Rusia telah disiapkan di sekitar pelabuhan Tartous dan pangkalan udara Hmeimim dekat pantai Mediterania, yang keduanya digunakan oleh Rusia, kata kementerian itu.

  18. Apa saja yang jadi sasaran serangan?

    Berikut ini peta terbaru kami yang menunjukkan lokasi-lokasi serangan udara Barat di Suriah.

    Sebelumnya, pejabat AS dan Prancis mengatakan telah menghantam tiga sasaran:

    • Sebuah fasilitas penelitian ilmiah di Damaskus, diduga terkait dengan produksi senjata kimia dan biologi
    • Fasilitas penyimpanan senjata kimia di sebelah barat Homs
    • Guang penyimpanan peralatan senjata kimia dan pos komando penting, juga dekat Homs

    Seorang komandan milisi pro-Assad mengatakan kepada Reuters bahwa serangan udara terjadi pula di beberapa lokasi lain.

    Namun Rusia mengatakan rudal yang mengarah ke pangkalan udara militer Damaskus bisa dicegat.

  19. Pemerintah Indonesia keluarkan peringatan perjalanan

    Pemerintah lewat Kementerian Luar Negeri menghimbau seluruh WNI untuk tidak melakukan kunjungan ke Suriah sampai situasi keamanan membaik.

    Pemerintah juga menghimbau agar WNI yang saat ini berada di Suriah segera melaporkan diri dan berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus.

    Hotline KBRI Damaskus:

    +963954444810

    +963937021018 (hotline)

    +963116132578 (konsuler)

    Hotline Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri:

    +62 812-9007-0027​

    Perkembangan situasi keamanan di Damaskus dan sekitarnya dapat diikuti lewat aplikasi “Safe Travel” yang dapat diunduh di Android dan iOS.

  20. Rekaman dari lapangan

    Seorang pengguna Twitter mengunggah rekaman video serangan itu.