Panduan praktis dari buku 400 tahun lalu dan ternyata masih relevan, dari pentingnya kembali ke alam hingga curhat

Engraving by C. Le Blon of English scholar Robert Burton (1577 - 1640)

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Buku The Anatomy of Melancholy yang ditulis oleh Robert Burton pada 1621 banyak membahas cara-cara mengatasi depresi.
Telah diterbitkan

Anda mungkin berpikir bahwa kita semestinya mengacu pada buku-buku modern ketika mengupas cara jitu mengatasi depresi.

Pandangan ini tidak 100% benar, karena ada buku yang terbit pada 1621 dan ternyata masih relevan hingga sekarang.

Buku tersebut berjudul The Anatomy of Melancholy yang ditulis oleh pendeta dan akademisi Inggris, Robert Burton, yang merangkum petunjuk-petunjuk praktis mengatasi kegundahan hati berdasarkan ilmu Yunani kuno.

Ia paham betul dengan subjek ini karena ia sendiri pernah mengalami depresi.

Baca juga:

Penulis dan wartawan Skotlandia, Amy Liptrot, menengok kembali karya Burton dan menerbitkannya dengan judul The New Anatomy of Melancholy, tentunya diperbarui dengan perkembangan abad ke-21.

Dan berikut panduan praktis dari abad ke-17 yang dinilai masih relevan hingga dewasa ini.

Kembali ke alam

Berjalan di udara terbuka

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Warga kota bisa tetap dekat dengan alam, misalnya dengan berjalan di taman atau memelihara tanaman di balkon apartemen.

Bagi Burton, alam berperan penting untuk mengusir kesedihan atau suasana hati yang muram.

Secara khusus ia menekankan manfaat ramuan dedaunan dan bunga untuk menjernihkan pikitan dan membuat hati gembira.

Profesor Simon Hiscock, direktur Oxford Botanic Garden, di Inggris, mengatakan tanaman-tanaman tertentu seperti borage sudah sejak lama dimanfaatkan untuk mengobati depresi dan hati yang galau.

Di masa lalu, borage dimasukkan ke dalam anggur dan diminum oleh tentara-tentara Romawi agar punya keberanian yang lebih besar saat terjun di medan perang.

Burton juga menulis bahwa ada efek yang baik jika kita berkebun, baik efek dari sisi mental maupun fisik.

Pembawa acara berkebun di Inggris, Monty Don -- yang pernah mengalami depresi serius -- menggambarkan "efek obat" dari kegiatan berkebun seperti menggali tanah, menanam bunga, hingga merawat bunga-bunga ini.

Keyakinan Burton tentang manfaat berada di ruang terbuka mendorong badan layanan kesehatan Inggris, NHS, memasukkan dan mengakui perlunya kembali ke alam sebagai bagian dari perawatan kesehatan.

Bertemu kawan dan curhat

Bertemu dengan kawan

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Cara terbaik untuk meringankan beban jiwa adalah dengan bertemu dan curhat ke sahabat kita, kata Burton.

Burton, 400 tahun yang lalu, menulis, "Cara terbaik untuk meringankan beban jiwa adalah dengan bertemu dan curhat ke sahabat kita, bukan menyembunyikan masalah yang kita punya."

Orang-orang yang mengalami depresi sering kali menutup diri dan sangat enggan bertemu orang lain.

Padahal, bertemu orang lain sangat penting ketika seseorang menghadapi masalah, kata Burton. "Temui kawan dan sahabat ... keceriaan mereka bisa membuat Anda berbahagia," kata Burton.

Dr Frances Rice, yang banyak menangani keluarga-keluarga yang mengalami depresi, menyarankan perlunya ikut dalam kegiatan yang menggembirakan sebagai bagian dari penyembuhan.

Memang, kadang pasien merasa sangat enggan ikut kegiatan ini atau bertemu dengan orang lain, namun kegiatan ini bisa memberi manfaat yang sangat besar.

Dan di negara-negara seperti Denmark, Kanada, dan Inggris, dokter sudah memberi apa yang disebut sebagai "resep sosial" -- yang mengacu pada perlunya kegiatan kelas seni, mengunjungi museum atau lan-jalan berkelompok -- kepada orang-orang yang depresi.

Liptrot mengatakan kesepian bisa menyebabkan kita kehilangan kebahagiaan saat melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan.

Untuk mengatasinya, "resep sosial" bisa menjadi terapi mujarab daripada obat-obatan kimiawi.

Manfaat air dingin

Mandi di laut

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Mandi dengan air dingin bisa membuat kita merasa segar dan lega.

Dalam bukunya, Burton mengeluarkan nasihat tentang mandi di udara terbuka dengan air dingin. Ia mengatakan mandi dengan air yang segar dan dingin "bisa memperpanjang umur".

Tapi apakah memang ada manfaat dari mandi air dingin di udara terbuka?

Dr Mike Tipton, direktur riset Laboratorium Lingkungan Esktrem, University of Portsmouth, Inggris, mengatakan ketika kita bisa mengatasi efek dari air dingin, ketika fisik dan sel-sel kita bisa tahan terhadap air dingin, pada saat yang sama kita sebenarnya mengurangi respons inflamasi terhadap stres yang menjadi penyebab utama depresi.

Keseimbangan urusan kantor dan keluarga

Ilustrasi meditasi

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Jangan pasif, tapi juga jangan terlalu berlebihan dalam berkegiatan.

Burton sebenarnya tak menggunakan istilah perlunya "keseimbangan antara kerja dan keluarga".

Yang ia tulis 400 tahun lalu adalah soal "kesenangan akan belajar" dan "terlalu banyak menghabiskan waktu untuk belajar".

Ia berteori terlalu banyak belajar, membaca, dan menulis dengan mengorbankan kegiatan-kegiatan lain -- seperti olahraga, tidur, dan bersosialisasi -- bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental.

Di sinilah perluanya keseimbangan. Ketika pikiran kita kacau, belajar bisa menjadi pelampiasan.

Namun, terlalu banyak belajar membuat kita pasif dan kesepian, sehingga melupakan aktivitas-aktivitas lain yang membuat mental kita lebih segar dan sehat.

Jangan abaikan pola naik turunnya perasaan

Perempuan main ayunan

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Para ahli meminta kita mencermati pola perubahan emosi yang kita alami.

Burton melempar teori bahwa suasana hati yang gelisah "disebabkan oleh faktor keturunan".

Ia membahas kaitan antara depresi dan pola penyakit kejiwaan dalam keluarga dan di antara generasi.

Dewasa ini, para ahli sepakat bahwa depresi disebabkan oleh faktor genetika dan lingkungan.

Dr Rice mengatakan ketika ia menangani orang tua yang mengalami depresi berat, ia akan meminta anak dan anggota keluarga lain juga mendapatkan perawatan.

Namun, tidak hanya pola genetik saja yang bisa dimanfaatkan untuk memprediksi penyakit kejiwaan. Kita juga bisa mempelajari pola perilaku.

Dalam bukunya, Burton berbagi dengan pembaca soal perubahan emosinya yang sangat drastis dan suasana apa yang mempengaruhi emosinya.

Para ahli menyebut apa yang dialami oleh Burton ini sebagai gangguan bipolar.

Dewasa ini, seiring dengan pemahaman kita yang lebih besar, kita semakin sadar akan pentingnya perubahan emosi dalam mengatasi penyakit mental.

Jika kita bisa menemukan perubahan pola perilaku dan emosi, kita bisa memitigasi faktor-faktor eksternal yang menyebabkan perubahan perilaku dan emosi.

Cetakan ulang buku "The Anatomy of Melancholy" yang pertama kali terbit pada 1621.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Cetakan ulang buku "The Anatomy of Melancholy" yang pertama kali terbit pada 1621.
line

Petunjuk-petunjuk praktis yang ditulis Burton untuk mengatasi kegalauan hati berasal dari masa lalu, namun jelas masih relevan hingga sekarang.

Jelas, pemahamannya soal fisiologi sudah kedaluwarsa karena pengetahuan medisnya didasarkan pada teori Yunani kuno.

Namun, jurus-jurus ampuh untuk mengatasi depresi, gejala stres, dan hati yang galau tetap masih sahih untuk kita praktikkan.

line

Diadaptasi oleh Eva Ontiveros dari acara BBC Radio 4: The New Anatomy of Melancholy and In Our Time.