You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Agus-Sylvi mundur? Hoax dan kabar burung sekitar Pilgub Jakarta

Siapa memalsukan apa? Kabar-kabar bohong atau hoax menjelang hari pencoblosan 15 Februari yang ramai dibicarakan di media sosial.

Liputan langsung

  1. Agus umrah bareng ulama?

    Denny Siregar, seorang penulis pro-Ahok mengunggah foto-foto ini dalam akun Facebooknya. Dia menulis, "ustad-ustadnya diajak umroh pake business class...Yang panas-panasan di jalan cuman dapet nasi bungkus." 

    Agus Yudhoyono memang melakukan umrah bersama sejumlah ulama, Minggu (13/02). Tim Sukses Agus-Sylvi Imelda Sari kepada BBC Indonesia membenarkan hal itu tetapi menekankan bahwa perjalanan tersebut bersifat pribadi. Tidak disebutkan siapa dan berapa orang yang mengikuti perjalanan itu. 

    Dalam akun Instagramnya, Annisa Yudhoyono, memberikan kabar seputar perjalanan suaminya ke Mekkah. 

  2. Mabes Polri banjir?

    Kicauan di bawah ini baru saja diunggah oleh Riza Abdullah di Twitter. Isinya mengklaim bahwa sore ini, Senin (13/02), Mabes Polri kebanjiran - momen yang pertama kali terjadi sejak 31 tahun lalu.

    Tapi apakah betul Mabes Polri banjir? Jalan Trunojoyo memang pernah banjir tapi tidak hari ini. Foto-foto tersebut pernah dipakai oleh akun Facebook Media Muslim Bersatu untuk juga memojokan Ahok pada unggahan 4 Oktober 2016 lalu.  

    Jalan Trunojoyo, lokasi Mabes Polri, pernah kebanjiran pada Oktober 2016 lalu. Dikonfirmasi oleh berita foto ini

  3. Antara Ahok, gereja, dan Istiqlal

    Penyebar hoax harusnya lebih pintar kalau mau menipu. Berita utama Koran Tempo itu seharusnya berbunyi "DKI Beli Tanah Rp648 milyar milik sendiri". Tak percaya? Anda bisa simak di sini. 

    Sementara wawancara Ahok di Metro TV tampaknya diambil dari sebuah YouTube Channel bernama Berita Hangat, yang klipnya mencatut berita Metro TV tentang rencana peresmian RPTRA Kalijodo setelah Ahok kembali menjadi gubernur. Video aslinya di sini.

  4. Banjir di Jakarta?

    Sejumlah pengguna media sosial tampaknya mengemukakan keheranan yang sama pada 12 Februari kemarin: Jakarta hujan terus, kok tidak ada banjir? 

    Rasa heran ini kemudian dijawab dengan laporan BPBD Jakarta pada hari yang sama: 

    "Naiknya debit Sungai Ciliwung dan Kali Krukut di bagian hulu sejak Minggu pagi telah menyebabkan banjir di permukiman di bantaran sungai di kedua sungai tersebut. Berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD DKI, banjir terjadi di Cilandak Timur, Petogogan, Rawajati, Kampung Melayu, Cawang, dan Bidara Cina."

    Kepada BBC Indonesia Sutopo Purwo Nugroho dari BNPB mengatakan bahwa sebagian wilayah yang terendam banjir telah surut hari ini. "Curah hujan tidak terlalu besar tetapi masalahnya rumah-rumah itu sudah ada di pinggir kali. Dengan sungai yang bertambah sempit dan pendangkalan, wilayah itu memang sudah langganan banjir." 

    Topik banjir digunakan oleh berbagai pihak untuk mengkritik dan menyerang gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama. Ada pula yang menyindir, "baru sehari menjabat, langsung banjir."

  5. Anies dan FPI

    Contoh lain, lanjut Anies, adalah janji Prabowo yang seakan berpihak kepada heterogenitas dan pluralisme yang ada di Indonesia. "Tapi, dia justru mengakomodasi dan merangkul kelompok ekstremis seperti FPI," sambungnya. - 2014

    Pernyataan Anies tentang Prabowo dan FPI ini banyak dibagikan di media sosial, terutama oleh para pendukung Ahok. Kutipan ini benar adanya dalam sebuah laporan Kompas.com. Kala itu, Anies mengomentari citra Prabowo yang dianggap tegas oleh masyarakat. Menurut Anies, dalam laporan itu, ketegasan Prabowo hanyalah pencitraan. 

    Guntur Romli dari tim Ahok-Djarot mengingatkan lagi hal ini, karena Anies dalam Pilgub ini maju dengan tiket Gerindra, beberapa kali bicara positif tentang Prabowo, dan dalam rangka kampanye mendatangi markas FPI, dan melakukan jumpa pers bersama Rizieq Shihab.

    Terakhir, Anies, bersama calon wakilnya, Sandiaga Uno, dan pasangan calon gubernur wakil gubernur nomor urut satu, Agus Harimurti dan Sylviana Murni, menghadiri aksi 112 Istiqlal, yang oleh pengapmat dianggap acara yang berbasis intoleransi dan digelar oleh kelompok-kelompok intoleran.

  6. Klarifikasi wartawan Metro TV: 'Pengawalan dari FPI itu ada'

    Desi membenarkan gambar yang banyak beredar di media sosial - yang mengklaim bahwa FPI mengawal wartawan Metro TV, namun ia menegaskan bahwa kekerasan itu terjadi. 

  7. Teks berita palsu

    Jika Anda melihat sejumlah gambar semacam ini dengan teks beritanya, Anda perlu berpikir ulang dan mencari tahu, karena gambar presenter Indra Maulana ini sudah sering diedit dengan teks berita yang bermacam-macam. Entah dibuat sebagai lelucon sarkasme atau betul-betul ingin mengecoh, inilah sejumlah posting beredar di dunia maya.Dan sebagai catatan presenter ini sekarang sudah tak lagi bekerja untuk Metro TV. 

  8. #BelaUlamaBuiBasuki

    Dikicaukan lebih dari 1.000 kali dan menjadi salah satu topik populer Twitter hari ini. Tapi kemunculan tagar tampak mencurigakan karena dikicaukan secara bersamaan oleh beberapa akun dengan isi tweet yang sama. "Sudah seharusnya Ahok yang dipenjara,kenapa FPI yang dikriminalisasi? #BelaUlamaBuiBasuki."

    Hari ini berlangsung sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta. Sementara di Bandung, Rizieq Shihab memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama presiden pertama Soekarno.

  9. Pemukulan wartawan di Istiqlal 112: Apa yang terjadi?

    Unggahan di Facebook ini telah dibagikan ribuan kali, isinya mengatakan bahwa jurnalis Metro TV tidak dipukul, dan malah dikawal ketika meliput acara doa bersama di Masjid Istiqlal 11 Februari kemarin. "Metro TV kembali menipu publik" begitu judulnya. Mereka mengatakan bahwa wartawan Metro TV Desi Fitriani tidak mengalami pemukulan dan tidak ada luka memar sama sekali. 

    "Justru teman-teman dari Laskar FPI yang memberikan pengawasan dan pengamanan ketat untuk jurnalis media anti Islam ini agar bisa keluar dari lokasi Aksi 112 dengan selamat."

    Dalam foto itu tampak Desi berjalan tersenyum dipandu dua orang berseragam marinir, sementara kiri kanan tampak sejumlah orang bertutup kepala putih membuka jalan.

    Sementara itu, Desi dalam sejumlah laporan media mengatakan menerima tindak kekerasan dan tidak menyebutkan ada pengawalan dari FPI. Sementara unggahan di Facebook itu tak menyinggung kehadiran marinir yang i foto itu tampak mengawal Desi keluar dari kerumunan. 

    Secara umum, tindak kekerasan terhadap wartawan pada 11 Februari terjadi, kata Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Kekerasan itu setidaknya menimpa dua jurnalis Metro TV dan satu jurnalis Global TV:

    • Dua jurnalis Metro TV, Desi Bo (reporter) dan Ucha Fernandes (kameraman) diusir oleh kerumunan massa. Keduanya digiring oleh massa dan dicaci maki, di intimidasi, dan di suruh keluar dari lingkungan masjid. Ucha Fernandes dipukuli di bagian perut, leher, dan kaki. Sedangkan kepala Desi dipukuli pakai bambu dan terluka. 
    • Juru kamera Global TV Dino dituduh tidak sopan saat menyebut nama pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Sihab, tanpa menyertakan sebutan “Habib”. Massa memaksa dia untuk menambahkan kata “Habib” saat menyebut Rizieq Shihab. 
    • Pada Jumat malam, 10 Februari 2017, mobil Kompas TV diusir oleh massa “112” dari lingkungan Masjid Istiqlal.
  10. Foto yang keliru

    Kita mulai dengan foto ini, yang beredar di media sosial. Gambar ini dihubungkan dengan insiden kekerasan terhadap jurnalis di Masjid Istiqlal pada 11 Februari kemarin. Tapi, foto ini sebetulnya adalah foto tahun 2014, yang menunjukan wartawan Metro TV di Makassar yang menjadi korban bentrok di UNM.

  11. Selamat siang, berikut beberapa isu, wacana, dan tagar populer yang riuh dibicarakan jelang Pilkada Jakarta. Apakah termasuk kabar bohong atau fakta? Kami akan merangkum segala pembicaraannya di sini. 

    Laman akan terus diperbaharui dengan perkembangan terbaru.