Terdapat tujuh panelis peramu pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan topik debat kali ini.
Panelis pertama adalah Joni Hermana, rektor Institut Teknologi
Sepuluh Nopember (ITS) yang merupakan insinyur lingkungan. Penelitian yang pernah
dibuatnya mengenai penanganan limbah air, dan tata kelolanya. Dirinya disebut
pula sebagai pakar teknik lingkungan yang berkontribusi mempercepat pengolahan
limbah dengan cara anaerobik.
Selanjutnya adalah Arif Satria, rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), periode 2017-2022.
Pada 2010, dia menjabat sebagai dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEM) IPB
sekaligus menyandang predikat sebagai dekan termuda. Arif juga pernah
berkontribusi dalam penyusunan peraturan dan perundang-undangan di bidang
kelautan dan perikanan.
-
Proyek infrastruktur diklaim 'masif', tenaga kerja Papua yang terserap tetap minim
-
Ratusan ton sampah diangkat dari Kali Pisang Batu, Bekasi
-
Mantan Wapres AS Al Gore: 'Efek permukaan laut naik, ribuan pulau dan Jakarta terancam tenggelam'
Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Wahana
Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) merupakan salah satu dari dua panelis perempuan dalam debat capres kali ini. Dirinya sudah lebih dari 20 tahun terlibat
dalam advokasi lingkungan hidup di
tingkat nasional, regional (ASEAN) hingga global.
Berikutnya, Irwandy Arif, ahli pertambangan Institut
Teknologi Bandung. Seorang dosen dan pernah menerbitkan buku berjudul Batubara
Indonesia. Hingga saat ini dia membidangi keahlian geomekanika, atau ilmu
tentang kerak bumi dan proses yang berkembang di dalamnya.
-
Mungkinkah satu negara tak melakukan impor pangan atau produk lain?
-
Percakapan menteri BUMN dan dirut PLN: Konglomerasi energi dan dampaknya bagi citra Presiden Jokowi
-
'Kincir-kincir angin raksasa' PLTB Sidrap: Mengejar ketinggalan dalam energi terbarukan
Soal energi, KPU menunjuk Ahmad
Agustiawan dari Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai salah satu panelis. Dia merupakan pakar
energi terbarukan dengan menyandang doktor di bidang Energi Terbarukan dan
Sistem Tenaga di Fakultas Teknik Elektro dan Komputer, Universitas Curtin,
Australia.
Kemudian terkait isu lingkungan, terdapat Sudharto P. Hadi, mantan rektor Universitas
Diponegoro. Dia pernah menjadi moderator debat capres pada
2014 lalu. Dia juga pernah menjadi Deputi Menteri Negara Lingkungan
Hidup Bidang Hukum Lingkungan.
Terakhir adalah Dewi
Kartika, Sekjen Konsorsium Pengembangan Agraria. Organisasi yang dipimpinnya
memperjuangkan terciptanya sistem agraria yang adil dan menjamin pemerataan
sumber-sumber agraria bagi seluruh rakyat Indonesia.