You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Quick count Pilkada: Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, Khofifah, Nurdin Abdullah, Edy Rahmayadi, Wayan Koster, 'menang'

Hasil quick count sementara menunjukkan sejumlah calon yang sedari awal dijagokan, termasuk Ridwan Kamil (Jabar), Ganjar Pranowo (Jateng), Khofifah (Jatim), Nurdin Abdullah (Sulsel) dan Edi Rahmayadi (Sumut), Wayan Koster (Bali) 'unggul.'

Liputan langsung

  1. Pilkada Papua sepi

    Pemilihan kepala daerah di berbagai tempat di Papua, tampak sepi, kata pelaksana tugas Gubernur Papua, Soedarmo. Menurutnya, partisipasi pemilih di Jayapura sangat minim.

    Menurut pantauan di sejumlah kecamatan, pemegang hak suara kebanyakan datang ke tempat pemungutan suara pukul 10.00 WIT.

    Plt Gubernur Papua Soedarmo mengatakan, hanya beberapa TPS yang terhitung ramai, salah satunya TPS di Kelurahan Abepantai yang dihias dengan pernak-pernik adat dan menyediakan kudapan bagi pengguna hak pilih.

    Papua merupakan salah satu yang paling awal melakukan pemungutan suara. Di TPS 18 Kelurahan Asano, Abepura, Lukas Enembe-Klemen Tinal meraih 105 suara, sedangkan John Wempi-Habel Melkias meraup 148 suara. Adapun, di TPS 001 Kelurahan Abepantai, Abepura, Lukas-Klemen unggul 143 berbanding 83 suara atas John-Habel.

    Sejam sebelum TPS ditutup. KPPS di TPS 005 Kelurahan Abepantai, Kecamatan Abepura, mendatangi pemilik hak suara yang berhalangan atau tak dapat datang ke TPS.

    Anggota KPPS di TPS itu, Dolfinus Samra, menyebut upaya itu adalah salah satu tugas penyelenggara pemilu, yaitu mendekatkan dan memudahkan pemungutan suara. “Ini aturan yang ditetapkan KPU, warga yang sakit atau kena musibah dan lansia, tetap punya hak memilih,” tuturnya.

  2. Nobar para calon gubernur Sumut

    Dua pasangan calon gubernur Sumatra Utara menggelar nonton bareng penghitungan cepat pilkada serentak. Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah menggelar nonton bareng di posko relawan yang berlokasi di jalan A Rivai, Medan.

    Sementara pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus menggelar nonton bareng di posko relawan yang jaraknya berdekatan di Hayam Wuruk.

    Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah terus mengungguli pesaingnya Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

    Ditemui usai mencoblos di TPS, Edy optimistis menang dengan meraup suara lebih dari 60%. Serupa, Djarot pun optimistis pasangannya meraup suara terbanyak dan mengungguli lawan politiknya.

  3. Ketika keluarga Presiden Jokowi mencoblos di Solo, Fajar Sodiq wartawan di Solo

    Keluarga Presiden Joko Widodo ikut memberikan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 23, Tirtoyoso, Manahan, Solo. Bahkan, Ibu Negara, Iriana Joko Widodo ikut mengantar putra bungsunya untuk mencoblos dalam Pilgub Jawa Tengah, Rabu (27/6).

    Dalam daftar pemilih tetap di TPS 23, Tirtoyoso 05/13, Manahan, Solo, keluarga Presiden Joko Widodo yang tercatat di antaranya Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep serta menantu Presiden, Selvi Ananda.

    Selain itu, Ibunda Presiden, Sujiatmi Notomiharjo juga tercatat dalam daftar pemilih tetap TPS tersebut. Sedangkan nama Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Widodo tidak terdaftar sebagai pemilih tetap. Pasalnya, Presiden dan Ibu Negara telah pindah domisili kependudukan di Jakarta.

    Keluarga Presiden Jokowi yang tiba paling awal di TPS yang terletak di utara kawasan Stadion Manahan Solo adalah putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Ia tiba sekitar pukul 09.20 WIB, diantar oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo.

    Mereka berdua mengenakan pakaian santai saat mendatangi TPS.

    Iriana tampak menyapa dan menyalami warga yang sedang mengantri dan duduk-duduk di bangku TPS. Sedangkan putranya langsung berjalan mendatangi petugas KPPS untuk mendaftar. Setelah itu, ia pun langsung masuk ke bilik suara dan mencoblos.

    Saat putranya mencoblos, Iriana duduk di kursi tunggu TPS sembari bercengkerama dengan warga. Setelah selesai mencoblos, Kaesang membersihkan jari kelilingkingnya yang baru dicelupkan ke dalam tinta. Kaesang dan Ibu Negara langsung pamit meninggalkan lokasi TPS untuk kembali ke kediaman pribadinya di Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo.

    Kemudian di susul oleh ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo yang datang ke TPS sekitar pukul 10.30 WIB. Ia datang dengan mengenakan busana warna merah, didampingi oleh putrinya, Titik Ritawati.

    Setelah mencoblos di bilik suara, ia menyalami para petugas KPPS yang bertugas.

    Sujiatmi tidak banyak bicara hanya melemparkan senyum kepada awak media.

    Hanya saja ketika, disinggung terkait harapannya ia menjawab singkat. "Harapannya Pilgub Jawa Tengah ini sukses," katanya.

    Setelah Sujiatmi meninggalkan lokasi TPS, beberapa menit kemudian giliran putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda. Mereka berdua memberikan hak pilih di TPS tersebut.

  4. TPS Horor di Pemakaman

    Antusiasme dalam Pemilihan Gubernur (Pilkada) Jawa Tengah ditunjukkan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan membuat Tempat Pemungutan Suara TPS unik seperti di TPS 07 di RT 7/ Rw 3, Kelurahan Randusari, Semarang dengan menghias balai pertemuan warga dengan nuansa horor.

    Tema horror ini memang disesuaikan dengan lokasi TPS yang berada di tengah-tengah pemakaman umum Bergota yang merupakan pemakaman terbesar di Kota Semarang.

    Tidak hanya memoles penampilan 9 petugas KPPS dengan kostum hantu pocong dan kuntilanak, tapi juga musik, taburan kembang di sekitar TPS dan keranda berisi mayat dari bantal yang dibungkus kain putih.

    “Ya, ini inisiatif warga untuk menarik minat warga agar datang dan berpartisipasi menggunakan suaranya dalam Pilgub,” jelas Krisyanto, ketua KPPS Randusari, Krisyanto, kepada Nonie Arni, seorang wartawan di Semarang.

    Keunikan TPS ini menarik perhatian sejumlah pejabat KPU pusat dan daerah, yang sengaja datang meninjau.

    Dan para pemilik hak pilih juga berdatangan sejak awal. Jumlah pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 7 sejumlah 340 pemilih yang terdiri dari 3 RT.

  5. Tahukah Anda?

    Rote Ndao merupakan kabupaten yang terletak paling selatan di Republik Indonesia dan merupakan hasil pemekaran tahun 2002 dari Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ibu kotanya adalah Baa.

    Sebagai wilayah paling selatan di Indonesia. Kabupaten ini merupakan yang terdekat dengan Benua Australia.

    Daerah ini terkenal dengan lontarnya, data Kemendagri menyebutkan bahwa dari 27.161 hektar kebun yang ada, sebanyak 20.711 hektar di antaranya adalah kebun tanaman lontar.

    Empat pasangan calon yang berlaga di sini adalah: Jonas C Lun-Adolfina Elisabeth Koamesakh, Mesakh Nitanel Nunuhitu-Semuel Conny Penna, Paulina Haning Bullu-Stefanus Saek, dan Bima T Fanggidae-Ernest Pella.

  6. Demam bola di TPS

  7. Tahukah Anda?

    Ada 115 kabupaten yang kali ini ikut Pilkada dari total 415 kabupaten dan satu kabupaten administrasi Kepulauan Seribu -yang agak berbeda statusnya- di Indonesia.

    Besar kemungkinan ada beberapa kabupaten yang belum pernah Anda dengar sebelumnya, kecuali Anda memang benar-benar penggemar administrasi pemerintahan Indonesia.

    Misalnya, Kabupaten Sukamara. Bisakah Anda menebak di mana letaknya?

    Kabupaten ini relatif baru usianya karena sebelumnya masuk Kabupaten Kotawaringin Barat di Kalimantan Tengah. Baru saat pemekaran tahun 2003 Sukamara menjadi kabupaten dengan jumlah penduduk 57.504 jiwa, berdasarkan data kantor BPS Sukamara tahun 2016.

    Menurut situs Kemendagri, asal muasal Sukamara adalah sebuah kampung bernama Jelai Kerta Baru, yang merupakan perbatasan wilayah dua kerajaan yaitu Kerajaan Matan yang berpusat di Kabupaten Ketapang dan Kerajaan Kotawaringin.

    Ada tiga pasangan calon yang bertarung di kabupaten ini, yaitu Ahmad Darsoni-Mohammad Yamin, Mugeni-Daman Huri,dan Windu Subagio-Ahmadi.

    * BBC News Indonesia tidak bertanggung jawab atas isi situs di luar BBC.

  8. Penghitungan suara di Indonesia Timur sudah dimulai

    Sesuai ketentuan, TPS ditutup pada pukul 13 waktu setempat. Artinya, kawasan Waktu Indonesia Timur (WIT) menutup TPS dan memulai penghitungan kertas suara, dua jam lebih awal dari kawasan Waktu Indonesia Barat (WIB). Sementara kawasan yang terletak di waktu Indonesia Tengah (WITA), satu jam lebih awal.

  9. Djarot akhirnya mencoblos

    Calon Gubernur Sumatra Utara Djarot Saiful Hidayat akhirnya menggunakan hak suaranya dalam pilkada serentak, Rabu (27/06) siang, di TPS 4 di Jalan Cik Di Tiro, Madras Hulu, Medan.

    Usai melakukan pencoblosan Djarot menegaskan optimisme dalam pilgub Sumut, dengan mengacungkan kedua jempolnya lapor wartawan BBC News Indonesia, Ayomi Amindoni.

    Calon gubernur yang diusung oleh PDI-P dan PPP ini baru saja mendapatkan KTP Medan, pekan lalu, sehingga dia tidak termasuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Sumut. Karenanya, dia baru bisa mencoblos pada tengah hari. Itu karena penduduk yang tidak masuk dalam DPT diberi kesempatan menggunakan hak pilihnya pada satu jam terakhir, pukul 12.00 - 13.00 WIB.

    Posisi Djarot sebagai "pendatang" menjadi isu besar dalam pilgub Sumatra yang masih kental dengan rasa kedaerahan. Kendati sebetulnya bukan hal baru. dalam Pilkada Jakarta 2012, misalnya, dua calonnya bukan warga Jakarta. Yakni Joko Widodo, saat itu walikota Solo, dan Alex Noerdin, yang saat itu menjabat sebagai gubernur Sumatera Selatan.

  10. Kelompok bersenjata masih mengancam, pencoblosan di Nduga nyaris ditunda

    Pilgub Papua di Kabupaten Nduga nyaris tertunda karena KPU setempat menolak menyelenggarakan pemungutan suara.

    Sikap itu didasari kondisi keamanan yang dianggap mencemaskan menyusul penembakan pesawat pengangkut personel kepolisian yang mendarat di bandara Distrik Kenyam, Nduga, oleh kelompok bersenjata, Minggu (25/6) lalu..

    Pelaksana Tugas Gubernur Papua, Soedarmo, menyebut KPU Paniai menolak mendistribusikan logistik pilgub ke berbagai distrik atau kampung di kabupaten itu.

    Namun, kata Soedarmo, KPU Pusat telah memerintahkan KPU Papua mengambil alih pelaksanaan pilgub di Nduga. “Surat keputusannya sedang dibuat,” ujarnya di Jayapura, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Abraham Utama..

    Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar, mengatakan sekelompok orang bersenjata hingga saat ini masih berupaya menembaki bandara di Kenyam.

    Ia berkata, kelompok itu berada di seberang sungai yang berada di pinggir bandara.

    “Kami memohon KPU mengambil langkah, pilgub kan tidak hanya di Kenyam, tapi sekitar 45 distrik lain di Nduga,” tuturnya..

  11. Menanti hak suara di Medan

    Abdul Husein Nasution yang baru saja pindah dari Siantar ke Medan mengatakan hingga kini belum memiliki formulir A5, yang merupakan formulir bagi pemilih yang pindah domisili.

    Maka dia menunggu hingga siang hari untuk menggunakan hak pilihnya.

    Penduduk yang tidak masuk dalam DPT memang akan diberi kesempatan menggunakan hak pilihnya pada satu jam terakhir sebelum TPS tutup, pukul 12.00 - 13.00 WIB.

    "Saya tetap gunakan hak suara saya demi perubahan di Sumut," tegas Husein.

    Partisipasi pemilih di Sumatera Utara memang terbilang rendah.

    Pada pilgub 2013 lalu, partisipasi pemilih hanya mencapai 48%, yang berarti mayoritas penduduk Sumut yang berjumlah sekitar 10,2 juta orang memilih untuk tidak menggunakan hak suaranya, walau tidak semuanya memutuskan tidak mencoblos karena pertimbangan politik dan bisa jadi semata-mata karena alasan praktis, seperti kesibukan lain yang dianggap lebih penting atau mungkin sakit.

    Bahkan, dalam Pilkada kota Medan tahun 2015 lalu, jumlah warga yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai 1,47 juta, atau 74,44% dari daftar pemilih.

  12. TPS suguhkan kopi gratis

    Ada beragam cara untuk menarik pemilih menggunakan hak suara mereka dalam Pilkada 2018.

    Di Perumahan Taman Sari Puri Bali, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, warga menyuguhkan kopi gratis kepada para pemilih. Seperti Pilkada yang berlangsung di berbagai daerah, kopi yang disajikan pun didatangkan dari beragam kawasan di Indonesia.

  13. Calon yang melawan kotak kosong

    Calon Tunggal dalam pilkada kali ini ada 16 daerah yang hanya memiliki satu calon, yaitu:

    1. Deli Serdang2. Padang Lawas Utara 3. Kota Prabumulih 4. Pasuruan 5. Lebak 6. Tangerang 7. Kota Tangerang 8. Tapin 9. Minahasa Tenggara 10. Bone 11. Enrekang 12. Mamasa 13. Mamberamo Tengah 14. Puncak 15. Jayawijaya

    Para calon tunggal akan melawan kotak kosong dan jika jumlah suara mereka kalah dari kotak kosong maka akan digelar pilkada lagi.

  14. Beragam komentar pilkada di media sosial

  15. Pilkada Kabupaten Paniai ditunda

    Pemilihan kepala daerah di Kabupaten Paniai, Papua, ditunda.

    Penyebabnya, KPU kabupaten berkeras pilkada itu diikuti oleh pasangan Meki Napiwa-Oktopianus Gobai melawan kotak kosong.

    Di sisi lain, KPU Provinsi Papua menyatakan terdapat dua pasangan yang berhak mengikuti pemilihan, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Abraham Utama.

    Selain Meki-Oktopianus, KPU provinsi juga menetapkan pasangan Hengki Kayame-Yeheskel Tenouye berhak untuk maju.

    “Semua sedang dibicarakan di sana. Kami imbau masyarakat tidak melakukan aksi anarkis. Kalau ada upaya, tempuhlah jalur hukum,” kata Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar di Jayapura.

    “Ada ketidakpercayaan masyarakat dengan proses yang berlangsung, ada aspirasi yang berbeda,” tambahnya.

  16. Kedua cagub Sumut mencoblos di Medan

    Calon gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, sudah mencoblos sementara Djarot Saiful Hidayat, dipastikan akan mencoblos di Kota Medan.

    Sejak menyatakan diri pensiun dari TNI, Edy Rahmayadi dikabarkan langsung mengurus surat pindah domisili dan tinggal di sebuah perumahan di kawasan Medan Johor, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia.

    Usai menyalurkan suaranya di TPS 15 di Jalan Karya Bakti, Medan Johor, dia mengaku pertama kalinya mencoblos untuk pemilu.

    "Ini pengalaman hidup saya pertama kalinya saya mencoblos selama saya menjadi sipil dari institusi TNI. Saya pencoblos pemula dan saya coblos diri saya sendiri," ujar dia.

    Dia pula mengajak warga Sumut untuk mencoblos, mengingat masih banyak warga Sumut yang tidak menggunakan hak pilihnya.

    Sementara, Djarot Saiful Hidayat rencananya akan mencoblos di TPS 5 di Jalan Cik Ditiro Medan untuk menentukan pilihannya.

    Sebelumnya dia adalah warga Jakarta namun pada Minggu (10/6/2018), dia menunjukkan KTP Medan miliknya. Di KTP tersebut tertulis dirinya beralamat di Jalan Kartini, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

  17. TPS tema PIala Dunia 2018

    Lantaran Pilkada 2018 bertepatan dengan Piala Dunia, warga di beberapa daerah sengaja membuat tempat pemungutan suara bernuansa ajang sepak bola paling akbar sejagat itu.

  18. Suara milenial pemilih pertama

    Untuk liputan Pilkada Serentak 2018, rekan Liston Siregar berkunjung ke beberapa tempat di Jawa Barat, pekan lalu.

    Di Tasikmalaya dia ngobrol dengan para pemilih remaja pria dan perempuan. Berikut cuplikan dari laporannya.

    Para pemilih pertama di Tasikmalaya, yang akan naik ke kelas 3 SMA di tahun ajaran baru mendatang, maupun yang sudah menyelesaikan studinya di SMA, terkesan bersemangat untuk pertama kali menggunakan hak pilihnya.

    Begitulah kesan saya dari pertemuan dengan remaja pria dan perempuan tersebut. Berikut kutipan mereka.

    "Saya masih ragu, bagaimana memilih pemimpin yang benar-benar pantas, yang bukan cuma wacana-wacana tapi tidak dilakukan. Jadi saya takut salah memimpin pemilih," kata Hamdan.

    "Jawa Barat itu religiusnya sangat tinggi, jadi penilaiannya juga lebih ditonjolkan sikap religiusnya. Penilaian yang itu penting," jelas Hari ketika ditanya alasannya dalam menentukan pilihan.

    "Orang-orang itu kan ada yang berasal dari pemimpin di daerah masing-masing atau di organisasinya. Kita lihat program-prorgram yang sudah direalisasikan dirinya," tutur Fikri yang melihat kinerja para calon sebelumnya.

    "Pingin tahu visi misi dari kandidatnya, tapi nggak tahu visi misinya. Belum tahu milih siapa…," kata Alin, yang baru tamat SMA, sambil tersipu-sipu.

    "Kan mayoritas Islam, di Alquran itu pemimpin kan harus Islam," tegas Leni.

  19. Pengamanan Pilkada di Sumatra Utara

    Polda Sumatra Utara mengerahkan 15.000 aparat gabungan untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang digelar Rabu (27/06).

    Kapolda Sumatera Utara, Inspektur Jendral Paulus Waterpauw mengungkapkan personel gabungan terdiri dari sekitar 13.170 anggota Polri dan 1.900 anggota. Mereka akan disebar ke seluruh wilayah Sumatra Utara, termasuk titik-titik rawan dan TPS.

    "Untuk di beberapa titik wilayah kita minta Pangdam untuk mendorong ada anggota TNI di situ," ujar Paulus usai apel Patroli Persiapan Pilkada Serentak 2018 di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatra Utara, Selasa (26/06) malam, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Ayomi Amindoni.

    Ketua KPU Sumatra Utara Mulea Banurea, mengatakan Pilgub Sumut diikuti 9,2 juta orang yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

    Surat suara telah disalurkan ke 27.378 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di di 6.110 kelurahan di Sumatra Utara. Logistik Pilkada pun sudah terpenuhi, termasuk di daerah-daerah rawan seperti Nias, Paluta dan sejumlah daerah terisolir.

    Sebelumnya Kemendagri menyatakan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masuk ke dalam daftar daerah rawan saat Pilkada, karena memiliki dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, sehingga persaingan akan ketat.

    Kepolisian Republik Indonesia juga menjadikan Sumut sebagai satu dari lima daerah rawan, karena 'merupakan salah satu daerah paling padat penduduk' di Indonesia.

  20. Paslon mencoblos di Papua

    Calon Wakil Gubernur Provinsi Papua, Habel Melkias, menggunakan hak pilih di TPS yang berada di Kelurahan Ardipura, Jayapura, Rabu 27 Juni 2018.

    Pada saat yang bersamaan, sekitar dua kilometer dari TPS tersebut, Lukas Enembe, mencoblos di dekat rumah pribadinya di Kelurahan Argapura.