Terbaru dari hitung cepat Kompas.
Pilkada Jakarta: Sesudah Agus menerima kekalahan
Berdasarkan hasil penghitungan cepat Pilkada DKI Jakarta, Ahok-Djarot unggul dan akan melangkah ke putaran kedua bersama Anies-Sandi. Sementara Agus Yudhoyono, yang berpasangan dengan Sylvi, menyatakan menerima kekalahan dengan lapang dada.
Liputan langsung
TNI tidak mencoblos, tapi tak bisakah dapat diskon juga?
Hentikan X pesanIzinkan konten X?Peringatan: BBC tidak bertanggung jawab atas konten situs eksternalArtikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Timses Anies-Sandi klaim unggul di exit poll
Muhammad Taufik, wakil ketua tim pemenangan Anies-Sandi mengatakan berdasarkan exit poll, kubu mereka unggul 44%, tapi pilkada tetap berlangsung dua putaran.

Data bergulir...
Data hitung cepat sudah mulai masuk seperti Lembaga Survei Indonesia yang didirikan Denny JA dan Polmark.
Melihat pelanggaran? Kontras buka saluran pengaduan
Hentikan X pesanIzinkan konten X?Peringatan: BBC tidak bertanggung jawab atas konten situs eksternalArtikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
"Di Makassar itu dilihat di TV seperti mau kiamat ini DKI"

Nirwan Aribudin datang jauh-jauh dari Makassar, Sulawesi Selatan untuk melihat langsung pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta.
"Di Makassar itu dilihat di TV seperti mau kiamat ini DKI. Padahal saya dua hari di sini, keliling terus aman-aman saja. Kemarin teman-teman di sini bilang 'balik saja ke Makassar, takut rusuh' tetapi saya mau lihat dan jadi pembelajaran untuk Makassar."
Meski dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini kental dengan isu agama dan ras, namun Nirwan yakin isu yang sama tidak akan bisa digunakan di Makassar pada 2018 mendatang. "Makassar itu 'sipakatau', saling menghargai."
Terbaru, Hitung cepat dimulai
Berbagai lembaga survei mulai melakukan hitung cepat (quick count) Pilkada Jakarta usai TPS tutup. Sementara itu, Kawal Pilkada akan hitung suara (real count) berdasarkan data formulir C1. Wartawan BBC Rafki Hidayat mengatakan data C1 akan mulai masuk sekitar pukul 14.00 WIB.
Dan...tak ketinggalan Gorontalo
"Warga yang baik pasti akan menggunakan hak suaranya... dan saya sudah menggunakan hak suara saya," kata Faiz Mahenra yang mengirimkan fotonya pada BBC Indonesia.

Sumber gambar, Faiz Mahenra
Pencoblosan di Pekanbaru
Kiriman dari Veronika Raharja dari Smart FM Pekanbaru, rekan radio BBC Indonesia. Ini suasana pencoblosan di sana.

Sumber gambar, SMART FM
Keterangan gambar, TPS 36 Pekanbaru di SMP Negeri 22 
Sumber gambar, SMART FM
Keterangan gambar, Walikota Pekanbaru Firdaus beserta keluarga berada di TPS 15 Kelurahan Tangkerang Selatan. Kira-kira Jokowi coblos siapa ya?
“Jangan sampai perbedaan pilihan politik memecah kita, memecah persatuan kita. Dan kita harapkan, semuanya bisa kembali setelah pilkada ini sebagai saudara kita semuanya menjaga persatuan dan kesatuan kita,” ujar Jokowi usai menggunakan hak pilihnya di TPS Nomor 4 Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat.

Sumber gambar, Biro Pers Istana

Sumber gambar, Biro Pers Istana

Sumber gambar, Biro Pers Istana
Golput? Masa sih?
Sejumlah pengguna media sosial membagi alasan tidak mencoblos hari ini:
Gembira usai hitung suara
Wartawan BBC, Sri Lestari, menyaksikan langsung penghitungan suara di sebuah TPS di Manokwari, Papua Barat.
Hentikan X pesanIzinkan konten X?Peringatan: BBC tidak bertanggung jawab atas konten situs eksternalArtikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Ada yang sampai begini? Hehehe...
Hentikan X pesanIzinkan konten X?Peringatan: BBC tidak bertanggung jawab atas konten situs eksternalArtikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Sementara di Jakarta...

'Damai harus tetap ada di Aceh'
Salah satu pemilih Cut Ramli ingin Pilkada Aceh bisa berdampak pada semakin membaiknya perekonomian. "Supaya enak kerjanya, perdamaian harus tetap ada di Aceh," katanya di depan TPS 1, Gampong Bimo, Kota Banda Aceh. "Sehingga cari uang enak."
Cut Ramli tidak sekedar membual. TPS tempatnya memberikan suara, yaitu sebuah sekolah dasar, pernah dibakar oleh sekelompok orang saat Aceh dilanda konflik. "Siapapun yang terpilih, Aceh harus lebih baik," tandas pria berperawakan tinggi ini. "Siapapun tidak ingin konflik kembali melanda Aceh," katanya lagi.

Manokwari mulai hitung suara
Penghitungan suara di TPS-TPS di Manokwari sudah mulai dilakukan sejak pukul 14.00 WIT. Sejumlah warga tampak berkumpul di depan TPS dan berteriak gembira ketika petugas TPS menyebut pasangan calon yang mereka dukung. Petugas sampai memperingatkan mereka agar tenang.

Bisikan 'pilih yang muslim'

Di salah satu TPS di Jalan Surabaya, Jakarta terdengar bisikan 'pilih yang muslim, pilih yang muslim' di gang-gang, kata wartawan BBC Rebecca Henschke. Petugas TPS mengatakan, "sudah dilarang menghasut."
Tapi, salah satu pemilih, Iip Purwantara mengatakan, "banyak orang bilang ke saya untuk tidak pilih yang non-muslim. Saya muslim tapi saya tidak peduli pemimpin itu agamanya apa. Saya pilih calon yang membuat kota ini lebih hijau, bersih, dan lebih baik untuk hidup."
Daftar pemilih tetap di Papua Barat bermasalah

Tepatnya di TPS 29, Kelurahan Manokwari Barat, kata wartawan BBC Sri Lestari.
Nama warga setempat sama sekali tidak tercantum dalam DPT, tetapi mereka tetap menggunakan hak pilih mereka meski identitas berbeda dengan data pemilih dari KPU seperti disampaikan ketua KPPS TPS 29, Yoram Mandacan.
"Kami punya DPT bermasalah, data di lapangan berbeda dengan yang dikeluarkan KPU, jumlahnya menurun dan semua nama dalam DPT itu bukan kita punya warga sini," jelas Yoram.
Dia mengatakan sebelumnya telah menyampaikan DPT bermasalah ini kepada KPU dan memberikan data warga untuk pemutakhiran tetapi tidak direspon. "Data di lapangan kami dapat ada 325 pemilih," jelas dia.
Dalam DPT di TPS 29 itu, terdapat 223 nama yang disebut Yoram bukan merupakan warga setempat. Tetapi akhirnya warga bisa tetap memilih dengan menggunakan surat yang juga berbeda dengan nama mereka.

Pilkada Aceh
Warga masih terus berdatangan ke TPS 1 hingga 5 di Gampong Mibo, kota Banda Raya. Menurut panitia, TPS ditutup pukul 14.00 WIB.


Sumber gambar, bbc
'Oke Oce Pak, Oke Oce!'
Hentikan X pesanIzinkan konten X?Peringatan: BBC tidak bertanggung jawab atas konten situs eksternalArtikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
