Terbaru,
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, menurut sejumlah laporan, akan salat Jumat di Monas, bergabung dengan peserta aksi 2 Desember.
You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Aksi yang disebut 'bela Islam jilid 3' dilakukan pagi hingga pukul 13.00 WIB, berpusat di Monas, Jakarta. Peliputan langsung BBC Indonesia.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, menurut sejumlah laporan, akan salat Jumat di Monas, bergabung dengan peserta aksi 2 Desember.
Rumah Lembang, yang digunakan untuk dialog harian gubernur petahana dengan warga pendukung, dikosongkan saat aksi 212 ini,
Ahok, yang sedianya akan datang, membatalkan rencananya, atas pertimbangan keamanan.
"Pak Basuki tinggal di Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Sehingga (untuk ke Rumah Lembang) harus melintasi sekitar Monas dan Menteng. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka Pak Basuki hari ini tidak hadir di Rumah Lembang,” kata Clara Sitompul, salah seorang juru bicara Ahok dalam keterangan tertulisnya.
Clara juga membacakan pesan Ahok yang dikirim melalui aplikasi ponsel.
“Selamat pagi semuanya. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Dan kedatangan di Lembang. Saya mohon maaf tidak bisa tiba disana karena kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan untuk ke Lembang tepat waktu. Saya pergunakan waktu yang ada di rumah untuk menandatangani buku-buku yang mau dijual oleh relawan untuk keperluan kampanye patungan dengan rakyat. Harap maklum dan Terima kasih.”
Rumah Lembang yang biasanya didatangi setidaknya seribu orang, juga ditutup hari ini, sesudah sempat dibuka dengan tausyiah dari Gus Nukman dari Baitul Muslimin, dan kesaksian sejumlah warga Muslim.
"Diputuskan ditutup, karena para peserta aksi 212 berjalan kaki lewat jalan di depan Rumah Lembang. Jadi daripada muncul ketegangan yang tidak perlu, akhirnya acara hari ini di Rumah Lembang disudahi," kata Nong Darol Mahmada, seorang relawan yang masih berada di Rumah Lembang.
Kepala biro penerangan masyarakat divisi humas Mabes Polri, Kombes Pol Rikwanto enggan menyebut penangkapan ini terkait dugaan makar namun hanya menjelaskan bahwa itu berhubungan dengan "penyelidikan dari Polda Metro Jaya".
Hujan gerimis mulai turun di kawasan Monas, kata Oki Budhi. Saat ini massa sedang menyanyikan lagu nasional 'Dari Sabang Sampai Merauke', dilanjut dengan lagu-lagu Islami.
Kombes Pol Rikwanto mengadakan konfrensi pers membenarkan penangkapan sejumlah orang atas dugaan makar. Rincian dugaan makar akan disampaikan setelah unjuk rasa 2 Desember berakhir.
"Nanti detailnya," katanya kepada wartawan.
Aksi di Monas menurut rencana akan selesai setelah salat Jumat, yaitu pukul 13.00 WIB.
Pimpinan FPI Rizieq Shihab menghadiahkan kaligrafi bertuliskan ayat Al-Maidah ayat 51 kepada Kapolri Tito Karnavian. Rencananya kaligrafi itu juga akan diberikan kepada jaksa agung dan presiden, lapor Heyder Affan di Monas.
Terlepas dari aksi 212, delapan orang ditangkap polisi pagi tadi di beberapa tempat atas dugaan makar. Sejumlah pengguna media sosial mengemukakan kritiknya.
Hujan mulai turun di Monas, lapor Oki Budhi. Warga Bekasi bernama Zaki mengatakan sudah mengikuti aksi seperti ini tiga kali.
"Saya ikut aksi ini dari pertama, dari Aksi Bela Islam I (satu), orang udah sebanyak ini yang demo, Ahok kenapa tidak mundur saja."
Selama ini Front Pembela Islam lebih dikenal sebagai kelompo radikal yang melakukan berbagai aksi penggrebekan di luar hukum terhadap yang mereka tuduh kemaksiatan. Mereka juga sangat lantang dalam berbagai gerakan penentangan terhadap kelompok-kelompok minoritas agama seperti Ahmadyah, Syiah serta sekte-sekte lain.
Banyak kalangan lebih mengingat mereka pada citra kekerasan dan pemaksaan paham.
Namun Pilkada DKI seperti melejitkan FPI dan pendirinya, Rizieq Shihab, ke level lain. FPI sangat aktif menentang sejak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan ditetapkan sebagai gubernur definitif menggantikan Jokowi yang terpilih sebagai presiden. Namun FPI tetap dianggap kelompok pinggiran saja, dan wajah Islam Indonesia tetap lebih mengacu ke NU dan Muhammadyah.
Sampai kemudian mereka menemukan momentumnya, karena Ahok mengatakan bahwa ada orang yang 'dibohongi pakai Suara Al Maidah 51.'
Sejak itu justru FPI dan pemimpinnya, Rizieq Shihab seperti memimpin. Dan organisasi dan lembaga-lembaga Islam yang lebih mapan, seperti NU, Muhammadyah -juga MUI, seperti larut dalam wacana yang digelorakan FPI dan pemimpinnya, Rizieq Shihab. FPI jadi seperti kekuatan besar yang baru.
Dmonstrasi 4 November, jumpa pers bersama Kapolri, dan kini, aksi 212 menunjukkan hal itu.
Simak lebih jauh: Apakah aksi 411 dan 212 membuat FPI menjadi 'besar'?
Politisi PKS Hidayat Nur Wahid dalam pidatonya di Monas menyatakan bahwa membela agama dilindungi oleh konstitusi, lapor Heyder Affan.
Dia juga menyebut bahwa 'umat Islam sangat cinta NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika'. "Memfitnah umat Islam tak ada gunanya. Tidak ada makar, tidak ada penggulingan kekuasaan," kata Hidayat, yang juga Wakil ketua MPR.
Di sosial media, Hidayat Nur Wahid menulis:
Kepada wartawan, Presiden Joko Widodo menanggapi aksi unjuk rasa 212 yang sedang berlangsung.
"Sesuai komitmen bersama yang sudah diajukan saya kira, yang katanya aksi super damai. Super lho ya," katanya,
Dia juga menyatakan akan melakukan salat Jumat tapi belum memutuskan di mana.
Presiden Jokowi juga meminta untuk memisahkan antara massa yang berkumpul 'doa bersama' di Monas dengan yang ada di DPR, serta lainnya. "Tolong tanyakan secara detail kepada Kapolri,"
Presiden akan kembali ke Istana, meski tak menjelaskan agenda lanjutannya untuk hari ini.
Arifin Ilham, seorang ulama, memimpin doa dari atas panggung utama, lapor Heyder Affan.
Sejumlah peserta terlihat tak kuasa menahan tangis. Arifin Ilham berdoa agar Ahok diberi hidayah. "Dia belum kenal Alquran..." katanya.
Sementara itu, ada pula seorang peserta doa bersama tertidur di sela-sela doa dan orasi.
Terkait dugaan penistaan agama, Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah diserahkan kepada pengadilan dan tinggal menunggu jadwal persidangan.
Sementara Ahok sudah berkali-kali menyampaikan permintaan maaf.
Aksi bersih-bersih dari Dompet Dhuafa ini dilakukan oleh sekitar 30 orang. Ada dua kelompok tugas, kata mereka, yaitu: bersih-bersih dan pijat.
Tim pijat ada di Monas, sedangkan yang bersih-bersih berkeliling mengumpulkan sampah. Mereka mulai dari pukul delapan pagi. "Kita kumpulkan sampahnya lalu ditaruh di pinggir jalan," kata Robi Sunandar kepada BBC Indonesia.
Juru bicara Polri Boy Rafli Amar membenarkan bahwa Polda Metro Jaya telah menangkap delapan tokoh di luar acara aksi doa 212.
Disebutkannya, delapan orang tersebut dibawa ke Markas Komando Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok.
Kepada BBC Indonesia, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul juga mengonfirmasi bahwa terjadi penangkapan terhadap sejumlah orang atas tuduhan makar.
"Untuk sementara, saya benarkan dulu. Ya, memang terjadi penangkapan terhadap sejumlah orang terkait makar."
Kapolri Tito Karnavian memberikan sambutan pidato di panggung utama di Monas, lapor Heyder Affan.
Diselingi teriakan "Allah Akbar" dari pembawa acara, Tito mengatakan bahwa polisi serius menindaklanjuti kasus dugaan penistaan agama. "Sudah cukup maksimal," kata Tito yang disambul yel-yel peserta doa bersama.
Tito kemudian membandingkan status tersangka untuk diberikan kepada Ahok dengan kasus-kasus dugaan korupsi oleh penyidik KPK. "... Diperiksa polisi, langsung tersangka." Tandasnya.
Dia kemudian berjanji untuk mengawal penyidikan kasus ini. Dari peserta demo, kemudian terdengar suara "buktikan, buktikan!"
Pagi ini, Jokowi meninjau lokasi yang akan digunakan untuk Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Belum ada keterangan apakah presiden akan melihat aksi unjuk rasa di Monas.
Musisi dan calon bupati Bekasi Ahmad Dhani yang dilaporkan juga ditangkap bercuit bahwa ada polisi yang datang ke tempatnya menginap.
Cuit ini dikicaukan sekitar pukul empat pagi, 2 Desember.
Sekitar 50.000 orang yang merupakan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) rencananya akan tetap melakukan aksi demonstrasi hari ini.
"Baru (jalan) dari Patung Tani kemungkinan sekitar jam-jam 10-an," kata Sekjen KSPI Muhammad Rusdi.
Mereka dilaporkan datang dari Jakarta, Tangerang, Serang, Bogor, Bekasi, Karawang serta Depok. Massa, menurut Rusdi, akan berkumpul di Balai Kota kemudian akan bergerak menuju Istana Negara. Jika aksi 212 'dijanjikan' akan membubarkan diri setelah salat Jumat, namun, menurut Rusdi, massa KSPI rencananya akan bertahan sampai sekitar jam 4 sore.
Kerumunan orang menjadi kesempatan berjualan bagi para penjual makanan dan minuman di sepanjang Jalan Thamrin hingga Monas, lapor Mehulika Sitepu.
Salah satunya penjual sate padang ini. "Karena tahu bakal ramai", kata Putera yang biasa berjualan di kawasan Radio Dalam. Dia juga berjualan saat demo 4 November lalu. Karena dagangannya laku pada saat itu, dia memutuskan berjualan lagi di demo 2 Desember ini.