You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.

Take me to the main website

Kesepakatan Kim-Trump: Kerja sama menuju 'hubungan yang baru'

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dan Presiden AS, Donald Trump, menandatangani sebuah kesepakatan perdamaian dalam pertemuan pertama pemimpin kedua negara yang menjabat.

Liputan langsung

  1. Singapura tanggung biaya Kim Jong-un dan rombongan

    Pemerintah Singapura menanggung penuh biaya penginapan Kim Jong-un dan rombongan selama berlangsungnya KTT. Langkah yang bisa dimengerti mengingat kondisi ekonomi Korut. Namun berapa persisnya biaya penyelenggaraan KTT ini, dan untuk apa saja?

  2. Donald Trump dan Kim Jong Un akan menandatangani kesepakatan

    Saat berjalan kaki menuju ruang makan, puluhan wartawan menanyai Donald Trump dan Kim Jong-un. Mereka berhenti sebentar untuk memberikan pernyataan singkat. dan Donald Trump mengatakan bahwa pertemuan berlangsung dengan sangat baik, lebih baik dari yang ia perkirakan. "Kami akan menandatangani) kesepakatan nanti, katanya sambil beranjak masuk ruang makan.

  3. Bendera berjejeran: Sesuatu yang tak pernah terbayangkan sama sekali, Laura Bicker, wartawan BBC Korea di Singapura

    Ini jelas salah satu jabat tangan paling dinanti dan dikenang dalam sejarah. Bahkan sebelum kedua pemimpin akhirnya benar-benar bertemu, sudah muncul penampakan yang tak terbayangkan: enam bendera Korea Utara yang berdampingan berselang-seling dengan enam bendera bintang dan garis AS.

    "Lalu kedua pemimpin muncul dalam senyum yang juga menyiratkan kewaspadaan. Presiden Trump dengan dasi merah yang khas, sementara Kim dengan jas Mao warna hitam yang juga sangat khas.

    Jabat tangan berlangsung 12 detik, lalu mereka, diiringi penerjemah masing-masing, beranjak ke ruangan lain dan bercakap-cakap.

  4. Pulau Sentosa, kawasan wisata yang jadi lokasi KTT

    Pulau Sentosa adalah salah satu dari 63 pulau yang membentuk, negara Singapura.

    Pulau seluas 500 hektare itu merupakan tempat bagi resor mewah, marina pribadi, dan klub golf mewah. Di pulau Sentosa terdapat salah satu kompleks permukiman paling bergengsi di negara itu, Sentosa Cove, lokasi rumah-rumah bernilai jutaan dolar dengan dermaga kapal pesiar.

    Kapal pesiar dan perahu motor terlihat berlabuh di klub-klub marina di Sentosa. Lapangan golf juga bertebaran di pulau itu, bersama hotel-hotel paling mewah di Singapura dan sejumlah restoran berbintang Michelin.

    Tetapi pulau tersebut juga menyimpan sejarah kelam tentang pembajakan, pertumpahan darah, dan perang. Sebelum dijajah Inggris, Singapura adalah pusat perdagangan yang ramai, kerap dikunjungi para saudagar dan pedagang, juga bajak laut. Sentosa dikenal pada waktu itu sebagai Pulau Blakang Mati-mengacu pada reputasi bajak lautnya yang kejam.

    Populasi di pulau itu sebagian besar keturunan Melayu, Cina, dan Bugis -para pelaut yang berasal dari pulau Sulawesi di Indonesia. Dari sejumlah lokasi pembantaian Perang Dunia Kedua, salah satunya adalah pantai di pulau Sentosa, yang kini menjadi lokasi tempat Trump dan Kim.

  5. Ketika waktu makan tiba

    Para politikus pun, juga para pemimpin terkuat dunia -atau paling kontroversial sejagat sekalipun, tetap perlu makan juga pada akhirnya.

    Dan sekarang kita tahu, menu makan siang Kim Jongun dan Donald Trump beserta rombongan bukan sekadar hamburger atau hot dog atau kimchi belaka. Melainkan paduan antara hidangan barat dan Korea. Antara lain Daegu jorim, hidangan ikan tradisional Korea.

    Terlepas dari itu, berbagai tempat di Singapura membuat sejumlah makanan untuk menyambut KTT Trump-Kim.

    Di rumah makan Meksiko, Lucha Loco, Anda dapat menyantap El Trumpo, taco berisi pastel sapi dan acar, yang ditambah Rocket Man, taco berisi ayam goreng Korea dan acar lobak. Ini dipandang mengacu ke istilah yang dipakai Trump untuk mengejek Kim.

    Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump dikenal menyukai burger dan beberapa rumah makan membuat beberapa versi turunannya. Di antaranya daging sapi yang di atasnya dilengkapi dengan kimchi.

    Sebuah rumah makan Italia, Sinfonia, yang harga menu makan malam termurahnya Sing$138 atau hampir Rp1,5 juta, lebih memusatkan perhatian pada kesenangan Kim Jong un akan barang mewah.

    Mereka menghidangkan menu Red.Blue.White. yang mengacu kepada warna bendera Amerika Serikat dan Korea Utara. Mereka juga menyediakan daging sapi Jepang berkualitas tinggi dan caviar yang dilaporkan merupakan makanan kegemaran Kim.

    Sementara itu, sebagian besar rakyat Korea Utara pada umumnya hampir selalu bergantung kepada makanan seperti nasi, jagung, sayur yang diasinkan dan difermentasi, kimchi, dan adonan kacang-kacangan.

    Mereka kurang mengonsumsi lemak dan protein, menurut kesaksian para pembelot dan pejabat PBB yang diizinkan mengunjungi negara itu.

    Badan Pangan PBB (WFP) menyatakan 25% anak-anak Korea Utara di bawah umur lima tahun, yang mendatangi tempat perawatan anak yang dijalankan badan tersebut, menderita malnutrisi kronis, demikian dilaporkan Reuters.

  6. Sejarah itu dibuat dalam 38 menit

    Gedung Putih menyatakan bahwa pertemuan empat mata antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berlangsung selama 38 menit.

    Jika kita juga menghitung waktu yang digunakan untuk penerjemahan, 38 menit untuk sebuah pertemuan bersejarah terasa begitu singkat.

  7. Tradisi 'menghormati yang lebih tua' Korea Utara?

    Wartawan BBC Korea, Lee Minji mengunggah cuitan tentang 'tradisi' menghormati yang lebih tua dalam budaya Korea. Itu sebabnya, disebutkan, Kim Jong-un tiba di lokasi KTT, sekitar pukul 08:55 (07:55 WIB), sekitar semenit sebelum Donald Trump tiba.

  8. Selfie pertama Kim Jong-un -bersama Menlu Singapura, sebelum KTT

    Menlu Singapura yang mengantar Kim Jong-un untuk 'jala-jalan' seputar kota semalam sebelum KTT, membuat swafoto bersama -yang sejauh ini diketahui sebagai selfie pertama sang pemimpin tertinggi Korea Utara.

  9. Apa yang diinginkan Kim Jong-un?, Laura Bicker, wartawan BBC di Seoul

    Amerika Serikat meminta agar Korea Utara meninggalkan semua progam senjatanya sebelum mendapat bantuan ekonomi. Tapi apa yang sebenarnya diinginkan Korea Utara?

    • Keamanan Korea Utara sudah menghabiskan beberapa dekade membangun senjata nuklir dengan biaya yang amat besar untuk satu tujuan: menjamin kelanjutan negara. Jadi kalau mereka menyerahkan sesuatu maka mereka menginginkan sesuatu sebagai imbalannya. Amerika Serikat mengerahkan pesawat pengebom B52 dan kapal induk ke kawasan dan Pyongyang ingin hal itu tidak terjadi lagi. Namun pihak yakin bahwa Korea Utara tidak mau menyerahkan senjatanya dan malah ingin pengakuan sebagai negara nuklir.
    • Kehormatan Kim Jong-un juga ingin menjadi pemain dalam panggung global. Korea Utara sering dilihat sebagai negara yang tertutup, pelanggar hak asasi manusia, dan kadang negara gila. Namun ada indikasi mereka juga ingin diperlakukan setara dengan Amerika Serikat, Rusia, Cina, dan Korea Selatan.
    • Kesejahteraan Ini merupakan kuncinya. Korea Utara sudah beralih ke satu fokus: ekonomi. Itu berarti mereka ingin agar sanksi internasional dicabut.

    Lihat video ulasan Laura Bicker https://www.bbc.co.uk/news/av/world-asia-44383849/a-north-korean-wishlist-the-three-things-pyongyang-wants

  10. Krisis Korea: Sebelum dan hingga KTT berlangsung

    Kenapa Korea Utara menginginkan senjata nuklir?

    Semenanjung Korea terpecah setelah Perang Dunia II. Korea Utara menjalankan sistem pemerintahan komunis yang otoritarian. Terasing di dunia internasional, pemerintah Pyongyang menganggap senjata nuklir adalah satu-satunya pencegahan melawan dunia luar yang ingin menghancurkan mereka.

    Bisakah Korut melakukan serangan nuklir?

    Korea Utara sudah melakukan enam uji coba nuklir dan salah satu, menurut negara itu, adalah bom hidrogen. Negara itu juga menyatakan -walau tidak bisa dibuktikan- akan mengembangkan bom nuklir yang cukup kecil untuk dibawa oleh rudal jarak jauh. Mereka memiliki rudal balisik yang diyakini para ahli bisa menjangkau Amerika Serikat, musuh utama pemerintah Pyongyang.

    Kenapa tidak mengggulingkan Kim Jong-un saja?

    Korea Utara memiliki rudal yang diarahkan ke Korea Selatan dan Jepang. Serangan ke Pyongyang akan memicu pembalasan yang berdaya menghancurkan, yang juga bisa menewaskan sejumlah besar warga Korut. Dan Cina, sebagai kekuatan besar di Asia, khawatir jika rezim Korut ambruk dan Korea yang bersatu akan membawa pasukan Amerika Serikat, yang saat ini berpangkalan di Korea Selatan, akan bergerak semakin dekat ke perbatasannya.

    Apa yang akhirnya membantu mewujudkan KTT bersejarah ini?

    Upaya-upaya sebelumnya untuk merundingkan perlucutan senjata nuklir dengan imbalan pemberian bantuan tidak berhasil. Namun tahun 2018, Korut melakukan perundingan langsung dengan Seoul dan pada bulan April, kedua pemimpin Korea menggelar pertemuan puncak. Pyongyang juga menyarankan pertemuan langsung dengan AS, yang memberi syarat penghentian uji coba rudal dan nuklir, pembebasan tiga tahanan AS dan penghancuran situs uji coba nuklirnya. Presiden Trump sempat membatalkan rencana KTT dengan Kim namun upaya diplomatik diteruskan sehingga Trump-Kim bertemu di Singapura.

  11. Kim: 'Begitu pelik prosesnya. dengan prasangka lama, tapi kami mengatasinya'

    Lalu Kim Jong-un (melalui penerjemah) menambahkan: "Ya, tidak mudah untuk sampai ke pertemuan ini. Masa lampau ... dan prasangka-prasangka lama dan perilaku (lama) menjadi penghalang bagi upaya kami melangkah ke depan. Namun kami bisa mengatasinya dan kami kini berada di sini hari ini.

    Lalu: Thank you, thank you - terima kasih, terima kasih, yang diucapkan berkali-kali.

    Keduanya kemudian beranjak menuju ruangan pertemuan sebelum kemudian makan siang.

  12. Trump: hubungan AS-Korut akan 'luar biasa'

    Trump dan Kim bertemu dan berjabat tangan di Capella, sebuah hotel mewah di Pulau Sentosa, sebuah kawasan wisata di Singapura, setelah sebelumnya sempat hampir gagal karena dibatalkan secara sepihak oleh Trump. Mereka sekarang siap untuk membahas perlucutan senjata nuklir dan meredakan ketegangan di Semenanjung Korea.

    Dalam jumpa pers singkat sebelum pembicaraan langsung tanpa tim yang hanya didampingi penerjemah, Donald Trump mengawali percakapan dengan: 'Ini merupakan kehormatan bagi saya,'

    "Saya merasa sungguh senang. Kami akan melangsungkan diskusi yang baik dan saya kira akan membuahkan keberhasilan besar. Dan merupakan kehormatan bagi saya, dan kami akan menjalain hubungan yang luar biasa, saya tak ragu (soal itu)," tambahnya.

  13. Bagaimana Kim Jong-un jadi tokoh seperti ini?

    Ko Yong-suk, tante Kim Jong-un mengatakan dalam wawancara kepada Washington Post di tahun 2016, saaat remaja, Kim mudah marah dan sombong.

    "Dia bukan orang yang suka bikin masalah, tetapi dia mudah marah dan tidak toleran. Ketika ibunya marah karena ia terlalu banyak bermain dan kurang belajar, dia tidak menjawab, tetapi dia akan protes dengan melakukan mogok makan," kata Ko Yong-suk yang menemani Kim Jong-un saat bersekolah di Swiss.

    Orang pertama yang meramalkan bahwa Kim Jong-un kelak akan menjadi pemimpin Korea Utara adalah chef atau juru masak sushi Jepang yang dikenal dengan nama samaran Kenji Fujimoto.

    Lewat bukunya, Kenji menulis: "Pertama kali saya bertemu kedua pangeran muda (Jong-chol dan Jong-un), mereka mengenakan seragam militer. Mereka berjabat tangan dengan para staf. Tetapi ketika menyalami tangan saya, Pangeran Kim Jong-un menatap dingin. Sepertinya dia mengatakan, 'Kami benci orang Jepang seperti Anda'. Saya tidak akan pernah melupakan tatapan tajamnya. Saat itu, dia berumur tujuh tahun."

    Di buku keduanya, yang terbit pada 2003, Fujimoto menulis: "(Orang-orang mengatakan) Kim Jong-chol besar kemungkinan akan menjadi pengganti (Kim Jong-il). Tetapi saya sangat meragukan pandangan itu. Kim Jong-il sering mengatakan, 'Jong-chol tidak bagus, dia seperti anak perempuan'. Jong-un, pangeran kedua, adalah anak kesayangan Kim Jong-il. Jong-un sangat mirip ayahnya. Badannya mirip bapaknya."

    Ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il, memiliki kehidupan percintaan yang rumit. Dia memiliki dua istri resmi dan paling tidak tiga simpanan. Kim Jong-il menjadi ayah lima anak. Kim Jong-nam adalah anak dari selir pertama Song Hye-rim. Sementara Kim Jong-un adalah anak laki-laki termuda dari selir kedua Ko Yong-hui, mantan aktris kelahiran Jepang. Kim Jong-il merahasiakan semua selir dan anak-anak mereka. Mereka hidup di vila rahasia, terpisah dari masing-masing. Meskipun memiliki ayah yang sama, Kim Jong-nam dan Kim Jong-un tidak pernah bertemu.

    Wartawan Bradley K Martin, penulis biografi dinasti Kim, Under the Loving Care of the Fatherly Leader mengatakan Kim Jong-un dipilih ayahnya karena dia adalah yang paling kejam dan jahat di antara anak laki-lakinya. Kim Jong-un dipandang memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk dapat meneruskan kelangsungan hidup dinasti dan mempertahankan bisnis keluarga.

  14. Kim dan Trump akhirnya benar-benar bertemu

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump memulai KTT bersejarah itu di Pulau Sentosa, Singapura. Keduanya tiba beberapa menit sebelumnya secara terpisah.

    Beberapa menit setelah pukul 09:00, Kim dan Trump muncul di hadapan wartawan yang menanti mereka, lalu berpose di depan bedera-bendera besar kedua negara. Bersalaman selama beberapa belas detik, lalu berbalik ke arah wartawan, untuk berpose.