Para politikus pun, juga para pemimpin terkuat dunia -atau paling kontroversial sejagat sekalipun, tetap perlu makan juga pada akhirnya.
Dan sekarang kita tahu, menu makan siang Kim Jongun dan Donald Trump beserta rombongan bukan sekadar hamburger atau hot dog atau kimchi belaka. Melainkan paduan antara hidangan barat dan Korea. Antara lain Daegu jorim, hidangan ikan tradisional Korea.
Terlepas dari itu, berbagai tempat di Singapura membuat sejumlah makanan untuk menyambut KTT Trump-Kim.
Di rumah makan Meksiko, Lucha Loco, Anda dapat menyantap El Trumpo, taco berisi pastel sapi dan acar, yang ditambah Rocket Man, taco berisi ayam goreng Korea dan acar lobak. Ini dipandang mengacu ke istilah yang dipakai Trump untuk mengejek Kim.
Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump dikenal menyukai burger dan beberapa rumah makan membuat beberapa versi turunannya. Di antaranya daging sapi yang di atasnya dilengkapi dengan kimchi.
Sebuah rumah makan Italia, Sinfonia, yang harga menu makan malam termurahnya Sing$138 atau hampir Rp1,5 juta, lebih memusatkan perhatian pada kesenangan Kim Jong un akan barang mewah.
Mereka menghidangkan menu Red.Blue.White. yang mengacu kepada warna bendera Amerika Serikat dan Korea Utara. Mereka juga menyediakan daging sapi Jepang berkualitas tinggi dan caviar yang dilaporkan merupakan makanan kegemaran Kim.
Sementara itu, sebagian besar rakyat Korea Utara pada umumnya hampir selalu bergantung kepada makanan seperti nasi, jagung, sayur yang diasinkan dan difermentasi, kimchi, dan adonan kacang-kacangan.
Mereka kurang mengonsumsi lemak dan protein, menurut kesaksian para pembelot dan pejabat PBB yang diizinkan mengunjungi negara itu.
Badan Pangan PBB (WFP) menyatakan 25% anak-anak Korea Utara di bawah umur lima tahun, yang mendatangi tempat perawatan anak yang dijalankan badan tersebut, menderita malnutrisi kronis, demikian dilaporkan Reuters.