Kisah Iwan menginjakkan kaki lagi di Indonesia setelah nyaris 20 tahun, 'Lega rasanya'

Iwan, warga negara keturunan Indonesia yang tinggal di Malaysia

Sumber gambar, BBC Indonesia

Telah diterbitkan

Perjalanan Iwan menemukan kembali ibu dan keluarga besarnya di Indonesia berakhir bahagia. Setelah nyaris 20 tahun menahan rindu, Iwan Nursyah, keturunan WNI yang hidup di Malaysia, pulang ke Indonesia.

Suara air hujan beradu dengan kain terpal menutupi suara Iwan, saat dia mengisahkan perjalanan hidupnya kepada Dwiki Marta, jurnalis video BBC News Indonesia.

“Semasa saya kecil, saya ikut bapak. Saya kena bully, jadi saya lari. Saya ikut kawan masuk Sabah [di Malaysia] tahun 2012,” kata Iwan setengah berteriak, mencoba mengalahkan kerasnya volume deru mesin mobil bak dan deras hujan.

Iwan, WNI di Malaysia

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Tangkapan layar video Iwan saat menceritakan kesedihannya karena tak bisa bertemu ibunya.

Raut wajahnya yang riang berubah sedih saat mengingat ibu yang sejak ia kabur itu tak pernah ditemuinya lagi.

“Ingin sekali pulang ke kampung, tengok orang tua. Sebab dari kecil sampai sekarang ini tak pernah jumpa dengan keluarga,” kata Iwan seraya menyeka matanya yang basah.

Percakapan ini terjadi dua tahun yang lalu.

Iwan mungkin tidak pernah menyangka bahwa kisahnya, yang menjadi bagian dari seri laporan BBC News Indonesia tentang ‘Keturunan WNI tanpa kewarganegaraan di Malaysia’, telah mengubah hidupnya.

Iwan yang dua tahun lalu seperti hidup sebatang kara, kini merasakan lagi kasih sayang keluarga.

Keterangan video, Hidup WNI yang tanpa identitas di Malaysia

Februari 2020, sebuah video yang diterbitkan di kanal YouTube BBC News Indonesia menjadi viral.

Hana Beddong, mengenakan baju dan kerudung berwarna hijau, menghambur dan memeluk Iwan dari belakang – tak kuasa menahan tangis dan emosi yang meledak.

“Iwan anakku, kau anakku. Kasihan kau, nak, Mama baru berjumpa kau di sini. Aku rindu betul sama kau, Nak,” Hanna menangis sejadi-jadinya.

Iwan dan Hana

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Momen pertemuan pertama Iwan dengan Hana yang menjadi viral.

Momen pertemuan pertama Iwan dengan Hanna – ibunya – setelah 15 tahun terpisah itu, telah dikomentari belasan ribu orang. Hingga sekarang, video itu telah ditonton lebih dari enam juta kali.

Kolom komentar juga didominasi oleh warganet yang penasaran: Apa yang terjadi pada Iwan sekarang? Apakah Iwan bisa bertemu dengan keluarga besarnya di Sulawesi?

Keterangan video, Keturunan WNI tanpa identitas: 15 tahun terpisah, ibu dan anak bersatu kembali

Penantian panjang telah berakhir

“Lega rasanya,” tutur Iwan saat menginjakkan kaki di Sulawesi untuk pertama kalinya sejak dua dekade terakhir.

Yang paling dinantikannya, lanjut Iwan, “tentu saja bertemu kakak kandungku, Awi.”

Dua tahun lalu, untuk pertama kalinya mereka berbicara melalui sambungan telepon video.

Di sela-sela air mata haru, dua bersaudara ini sesekali tergelak saat menyadari betapa mirip wajah mereka – bak pinang dibelah dua.

Iwan dan Awi

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Iwan dan Awi, kakak beradik dengan wajah yang mirip.

Pandemi Covid sempat menunda perjalanan Iwan kembali ke tanah kelahirannya. Awal Juli lalu, bersamaan dengan momen Iduladha, barulah dia bisa pulang.

“Saya baru bisa datang sekarang ke Indonesia karena harus bekerja. Kumpulkan uang dulu, untuk ketemu ibu dan keluarga,” sebutnya.

Pemberhentian pertama Iwan adalah di Pinrang, Sulawesi Selatan, kediaman keluarga ayah sambungnya yang juga merupakan rumah masa kecil Iwan.

“Tidak ada yang berubah, kalau saya ingat lagi masa kecil di situ.”

Sambil bersimbah air mata, Iwan bersujud, mengecup lantai kayu beserta gelombang kenangan yang seketika membanjirinya.

Iwan, WNI di Malaysia

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Tak kuasa membendung rasa haru, Iwan bersujud di lantai rumah.

Dari Pinrang, Iwan yang ditemani Hana dan keluarga lainnya, melanjutkan perjalanan ke Bulukumba.

Di situlah, rencananya, mereka akan bertemu Awi yang telah berangkat dari tempat tinggalnya saat ini di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Perasaan itu… yang aku nanti-nantikan. Ingin bertemu dengan kakak. Waktu kecil pernah sama-sama tapi tidak lama,” sebut Iwan.

Iwan dan Awi

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Bertemu Awi secara langsung untuk pertama kalinya setelah nyaris 20 tahun.

Saat Iwan dan Awi bertemu lagi untuk pertama kalinya, kerinduan yang sudah lama ditahan-tahan pun pecah. Si anak yang hilang telah kembali pulang.

Sebelum video dari BBC News Indonesia ditayangkan, baik Awi dan Iwan mengaku telah sama-sama mencoba menemukan satu sama lain melalui Facebook namun tak ada hasil.

Sampai akhirnya suatu hari Awi berkata, “Saya buka YouTube untuk mencari lagu. [Di lini masa] langsung muncul video warga negara Indonesia yang hilang di Malaysia.”

“Saya buka, eh.. saya bilang, kayaknya ini adik saya. Hati saya berkata, memang ini adikku yang hilang di Malaysia.”

Iwan dan keluarga

Sumber gambar, BBC Indonesia

Keterangan gambar, Iwan dan keluarganya mengambil swafoto.

Pertemuan mengharukan ini kembali didokumentasikan oleh BBC News Indonesia. Dalam video yang akan ditayangkan di YouTube pada Rabu (27/07) petang, Iwan juga memaparkan rencananya di masa depan.

“Tinggal di Kalimantan [bersama ibu dan bapak sambung] sementara. Cari rezeki dan jalan-jalan juga,” tuturnya.

Bagaimana dengan istri dan anaknya yang kini masih ada di Sabah, Malaysia? Dan apakah Iwan sudah siap bertemu dengan ayah kandungnya, pria yang menjadi alasan dia kabur ke Malaysia?

Keterangan video, (Ki-Ka: Iwan, Awi, dan Hana) Iwan yang dua tahun lalu seperti hidup sebatang kara, sekarang merasakan lagi hangatnya dikelilingi keluarga.