11 Mei, 2007 - Published 14:44 GMT
Oleh Rohmatin Bonasir
Produser BBC Siaran Indonesia, London
Mantan Panglima ABRI, Jendral (Pur) Wiranto ingin mencetak model kepemimpinan baru melalui partai yang didirikannya, Partai Hati Nurani Rakyat.
Dalam beberapa bulan saja Partai Hanura sudah membentuk kepengurusan di 33 provinsi serta ratusan kepengurusan cabang lainnya.
Jendral ini pernah menjadi KSAD, Panglima ABRI, Menteri Pertahanan, Menko Polkam, dan terjun dalam pemilihan presiden langsung tahun 2004 lalu.
Kini Wiranto berambisi mencetak model kepemimpinan baru dalam dunia politik praktis.
Namun dia membantah pandangan bahwa para mantan petinggi militer yang kembali mendominasi partai poltiknya seakan-akan menjadi tempat konsolidasi dalam dunia praktis.
"Hak politik kami sama dengan masyarakat biasa, tidak ada niat-niat tertentu untuk mengkonsolidasikan kekuatan militer dalam politik praktis," kata Jendral Wiranto.
Namun sejumlah kalangan berpendapat berbagai masalah antara lain kekerasan Mei 1998, kekerasan pasca jajak pendapat di Timor Timur tahun 1999 dan kedekatannya dengan mantan Presiden Suharto akan tetap menghantau langkah politik Wiranto.
"Jendral Wiranto adalah sosok yang kontroversial dalam problematika hak asasi manusia di Indonesia," kata Koordinator Kontras, Usman Hamid.
Wiranto menegaskan persoalan itu tidak menjadi masalah karena langkah-langkah yang dulu diambil sudah konstitusional dan kompromistis pada saat itu.
Tokoh hadir pada hari Minggu terakhir setiap bulannya dalam Dunia Pagi ini BBC Siaran Indonesia.
Acara ini berisi wawancara dengan tokoh-tokoh terkemuka di panggung nasional maupun internasional, atau juga orang-orang biasa dengan prestasi luar biasa.
Saya sangat setuju dengan ke pemimpinan Wiranto karena beliau sangat tegas dan berwibawa.
Iwan, Jepang
Saya pikir negeri ini butuh seorang yang tegas tapi mungkin tidak untuk Wiranto. Akan ada generasi mudah nyang lebih bisa di andalkan.
Agung, Bogor
Saya akan mendukung kepemimpinan baru yang penting negara indoesia terlepas dari krisis dan terhindar dari korupsi.
Hendriati, Uni Emirat Arab
Saya mendukung Pak Wiranto, jadilah pemimpin yang profesional dan bawalah bangsa ini ke arah yang lebih baik.
Ade Hidayat, Purwakarta
Para tokoh mendirikan partai hanya untuk mencari popularitas dan kekuasaan saja.
Wayan Keller, Bali
Saya pengagum Bapak Wiranto. Gayanya sederhana dan konsisten. Dia sosok yang beberapa kali diisukan miring tapi toh hingga kini namanya tetap stabil.
Edy Suprapto, Balamoa Pangkah Tegal
Apakah Wiranto mampu membuat kepemimpinan yang baru sementara, Indonesia dalam masa krisis?
Martua Sotorus, Medan
Kalau Pak Wir betul-betul membentuk partai dengan itikad yang sesuai dengan nama partainya, kita sih setuju saja. Asal hati nuraninya itu hati nurani yang mulia.
Djunaidi Ryadi, Malang
Jenderal Wiranto adalah tokoh fenomenal, tipe pemimpin yang cerdas dan arif dan tidak aji mumpung.
Agus Somad, Bandar Lampung