Gara-gara diminta merantai anjingnya, seorang perempuan malah mengadu ke polisi: 'Ada warga Amerika keturunan Afrika yang ancam nyawa saya'

Amy Cooper

Sumber gambar, CHRISTIAN COOPER

Keterangan gambar, Christian Cooper merekam Amy Cooper ketika menolak merantai anjingnya di taman.
Telah diterbitkan
Waktu membaca: 3 menit

Seorang perempuan berkulit putih yang memanggil polisi setelah seorang pria berkulit hitam meminta agar ia merantai anjingnya di Kota New York telah diberhentikan dari pekerjaannya di firma investasi.

Insiden itu terjadi di Ramble, salah satu sudut taman kota Central Park dan direkam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Pria berkulit hitam bernama Christian Cooper mengatakan anjing yang dibawa perempuan bernama Amy Cooper (tidak ada hubungan keluarga dengan Christian Cooper) itu "merusak tanaman" di Ramble.

"Nona, anjing-anjing di sudut Ramble ini harus selalu diikat. Itu ada tanda peringatannya di sana," kata Cooper kepada perempuan yang membawa anjingnya untuk jalan-jalan itu.

Menurut pria yang punya hobi mengamati burung tersebut, anjing akan merusak habitat di Ramble, lokasi populer bagi para pengamat burung.

Cooper mulai memfilmkan Amy Cooper dengan telepon genggamnya, dan perempuan tersebut lantas meminta si laki-laki untuk tidak mengambil gambarnya.

Central Park, New York

Sumber gambar, JASON SZENES/EPA

Keterangan gambar, Taman Central Park biasa dikunjungi warga New York untuk rekreasi dan jalan-jalan bersama anjing mereka.

Rekaman video kemudian menunjukkan Nona Cooper menghubungi polisi. Kepada pria itu, ia mengatakan "Saya akan melaporkan bahwa ada seorang laki-laki Amerika Serikat keturunan Afrika yang mengancam nyawa saya."

Pria tersebut mengatakan ia lantas menawarkan makanan kepada anjing untuk membujuknya keluar dari kawasan berhutan itu.

Hentikan X pesan
Izinkan konten X?

Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati X pesan

Penembakan warga kulit hitam

Para pengguna sosial mengkritik kejadian yang direkam dalam video ini. Banyak di antara mereka menyayangkan kejadian itu terutama ketika banyak warga kulit hitam yang ditembak oleh polisi di Amerika Serikat.

Video yang diunggah oleh adik pria itu, Melody Cooper ditanggapi ribuan orang.

"Abang saya dan saya berterima kasih atas keprihatinan Anda semua! Dia baik-baik saja dan melanjutkan mengamati burung setelah perempuan itu mengikat anjing setelah dengan sopan diminta. Saya ingin semua tahu untuk menjamin, peristiwa seperti ini tidak dia lakukan lagi," cuit Melody.

Sebagian pengguna media sosial lainnya merujuk pada kasus penembakan fatal terjadap Ahmaud Arbery, seorang pria berusia 25 tahun yang sedang berolahraga lari ketika ditembak oleh dua laki-laki pada Februari lalu.

Vic Reynolds, pembunuhan Ahmaud Arbery

Sumber gambar, BRANDEN CAMP/EPA

Keterangan gambar, Direktur Biro Penyelidikan Georgia, Vic Reynolds, memberikan keterangan pers tentang penangkapan tersangka penembakan Ahmaud Arbery.

Christian Cooper sendiri dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC juga merujuk pada kasus penembakan Arbery yang menyedot perhatian publik di Amerika Serikat.

"Kita hidup di era Ahmaud Arbery, ketika laki-laki berkulit hitam ditembak karena prasangka yang dimiliki orang terhadap laki-laki berkulit hitam, orang-orang berkulit hitam, dan saya tidak mau terlibat di dalamnya," kata Christian Cooper.

Akibat dari kejadian itu, perusahaan investasi Franklin Templeton, tempat Amy Cooper bekerja, telah memberhentikannya sementara, selagi dilakukan penyelidikan.

Firma itu menyatakan lewat Twitter bahwa "kami tidak membenarkan segala bentuk rasisme".

Kepolisian New York mengatakan sejauh ini belum ada pengaduan atau penangkapan, seperti dilaporkan saluran televisi NBC.

Adapun Amy Cooper telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Saya dengan tulus dan kerendahan hati meminta maaf kepada semua pihak, khususnya kepada laki-laki itu dan keluarganya," katanya dalam wawancara dengan NBC.

Insiden tersebut, lanjut Amy Cooper, membuatnya menyadari bahwa tidak semua orang mempunyai "kemewahan" menempatkan kepolisian sebagai "lembaga pelindung."

Ia juga mengembalikan anjingnya ke penampungan, tempat ia mengambil anjing tersebut untuk diadopsi empat tahun lalu.

Pengembalian itu dilakukan setelah Amy Cooper dituduh mencekik anjing ketika ia membuat panggilan telepon kepada polisi.

"Anjing tersebut sekarang kami tampung dan dia sehat dan aman," kata tempat penampungan anjing Abandoned Angels Cocker Spaniel Rescue.