Cerita tim SAR perempuan mencari Gibran yang hilang di Gunung Guntur: Berkali-kali ditanya "Apakah sanggup mendaki?"
Empat perempuan dari Tim Unit SAR (Search and Rescue) Universitas Padjajaran terlibat dalam pencarian Gibran, bocah yang hilang di Gunung Guntur pertengahan September 2021.
Mereka bekerja bersama tim gabungan yang terdiri ratusan orang mulai dari relawan hingga polisi.
Salah satu anggota tim SAR Unpad, Nadin Azani, bercerita kemampuan mereka sering diragukan. "Kami sering ditanyai, 'Apakah kuat mendaki hingga puncak?'"
Simak juga:
Namun berbekal keyakinan dan rutin berlatih, mereka terus maju.
"Awalnya sempat berniat mundur. Tapi, saya akhirnya yakin karena kami rutin latihan, jenis latihannya pun sama," ujar Nadin.
Senada dengan Nadin, anggota tim SAR Unpad Shifa Fatina Hasyim juga sempat ragu. Dia mengakui bahwa secara fisik, laki-laki dan perempuan berbeda.
"Mungkin laki-laki lebih kuat, tetapi kita bisa berlatih, pun jika kondisi fisik tidak kuat atau sakit, kita bisa terlibat di posko logistik, bahkan dalam penyaluran bantuan," kata Shifa.
Keterlibatan mereka di tengah dominasi lelaki ini, bagi Nadin, menjadi pembuktian, bahwa perempuan juga bisa dilibatkan dalam misi penyelamatan.
Video produksi:
Reporter: Yuli Saputra
Kameraman: Dicky Nawazaki
Video Editor: Silvano Hajid

