Kisah Musimin, sang penjaga mahkota Merapi

Keterangan video, Anggrek merapi
Telah diterbitkan

Musimin yang tinggal di lereng selatan Gunung Merapi, sejak 20 tahun lalu telah mengabdikan hidupnya, demi menjaga berbagai spesies anggrek khas Merapi yang terancam hilang dari habitatnya.

Sebagai orang yang lahir di lereng Gunung Merapi, Musimin sudah mengenal habitat anggrek sejak kecil.

Namun peristiwa erupsi Gunung Merapi pada 1994 dan terbakarnya kawasan hutan Turgo pada 2001 menyebabkan habitat alami anggrek banyak yang hangus dan hilang.

Simak juga:

Dia tak lelah keluar masuk hutan untuk mencari anggrek liar yang masih tersisa dan membudidayakannya di rumah kaca, untuk kemudian dikembalikan lagi ke alam.

"Karena anggrek adalah mahkota hutan," ujar Musimin saat ditanya mengapa dia memilih untuk melestarikan anggrek.

Kini untuk membantu upaya konservasi anggrek khas Merapi ini, Musimin membuka program 'Donasi Anggrek' untuk para donatur yang ingin membantu membiayai pembudidayaan anggrek serta pengembalian dan perawatan spesies tersebut di alam.

Kameraman: Furqon Ulya Himawan

Video Editor: Anindita Pradana