Anak kelinci dibunuh dan disiarkan langsung di radio

Seorang pembawa acara radio di Denmark membuat geram kalangan aktivis hak-hak hewan karena membunuh anak kelinci yang disiarkan langsung di radio.
Pembawa acara, Aesger Juhl, bekerja untuk stasiun radio 24/7. Ia mengatakan aksinya dilakukan untuk menggarisbawahi kemunafikan kalangan aktivis kesejahteraaan hewan.
Menurut Juhl, kalangan aktivis pelindung hewan mengonsumsi daging setelah membelinya dari supermarket.
Pembunuhan anak kelinci itu dilakukan saat radio 24/7 menyiarkan diskusi tentang perlunya melindungi hak-hak hewan.
Menyusul tindakan Juhl, kampanye lewat media sosial diluncurkan untuk memboikot stasiun radio itu.
Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di ibu kota Denmark, Kopenhagen, Malcolm Brabant, beberapa pendengar memprotes aksi Juhl dan mengecam tindakannya yang disebut menjijikkan.
Seorang pendengar dengan marah mengatakan Juhl tidak boleh membunuh anak kelinci apalagi memakannya.
Aesger Juhl sendiri mengaku tidak menyesal dan mengatakan ia menguliti kelinci di rumah dan akan memasaknya menjadi hidangan khusus untuk makan malam bersama keluarganya.





























